ARENA  

Rizki Juliansyah Cetak Rekor Pertama Cabor Angkat Besi Raih Emas Olimpiade

Lifter Rizki Juliansyah berhasil meraih medali emas kedua bagi Indonesia di Olimpiade 2024 Paris, sekaligus medali pertama cabor Angkat Besi di Olimpiade. Foto NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as.
Lifter Rizki Juliansyah berhasil meraih medali emas kedua bagi Indonesia di Olimpiade 2024 Paris, sekaligus medali pertama cabor Angkat Besi di Olimpiade. Foto NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as.

RIENEWS.COM – Raihan medali emas Indonesia di Olimpiade 2024 Paris, kini bertambah. Setelah atlet panjat tebing Veddriq Leonardo meraih emas pertama bagi Kontingen Indonesia, kini emas kedua disumbangkan atlet angkat besi Rizki Juliansyah. Lifter Rizki sekaligus mengukir sejarah cabang olah raga Angkat Besi Indonesia untuk pertama meraih emas di event bergengsi Olimpiade.

Tampil di South Paris Arena, Prancis, Jumat dini hari, 9 Agustus 2024, Rizki menjadi yang terbaik dan meraih medali emas dengan total angkatan 354kg (Snatch 155kg dan Clean & Jerk 199kg).

Sumbangan medali emas Rizki Juliansyah menambah koleksi perolehan medali emas bagi Indonesia hingga saat ini 2 medali emas, dan 1 medali perunggu disumbangkan atlet bulutangkis, Gregoria Mariska Tunjung. Raihan tiga medali kini posisi Kontingen Indonesia menduduki peringkat ke-28.

Untuk angkatan Snatch, Rizki memulai percobaan angkatan pertama 155kg gagal. Kemudian, dia sukses melakukannya pada percobaan angkatan kedua. Tetapi, dia gagal melakukan percobaan angkatan ketiga 163kg.

Pada angkatan Clean and Jerk, Rizki memulainya dengan beban 191kg sukses. Pada percobaan angkatan kedua, Rizki menaikkannya menjadi 199kg sekaligus memastikan medali emas menjadi miliknya. Rizky yang sempat goyah langsung sujud syukur setelah mencium barbel.

Medali perak direbut atlet Thailand dengan meraih total angkatan 346kg (Snatch 148kg dan Clean & Jerk 198kg), dan medali perunggu jadi milik Bozhaidar Dimitrov Andreev dari Bulgaria dengan total angkatan 344kg.

Artikel lain

Veddriq Leonardo Raih Emas Pertama Indonesia di Olimpiade 2024 Paris

Aplikasi Antares Eazy Telkom Maksimalkan Sistem Keamanan CCTV

Negara Harus Beri Perhatian Bagi Penyandang Down Syndrome

Sementara itu, peraih medali emas Olimpide 2016 Rio de Janeiro dan Olimpiade 2020 Tokyo, Shi Zhi Yong harus menelan pil pahit. Meski sudah unggul 10 kg pada angkatan Snatch 165kg tetapi dia tak mampu mencetak hattrick dan dinyatakan Did Not Finish (DNF) karena gagal melakukan angkatan Clean & Jerk.

Pada percobaan angkatan pertama 191kg, Shi Zhi Yong gagal. Begitu juga pada percobaan angkatan kedua dan percobaan angkatan ketiga dengan beban yang sama.

Keberhasilan Rizki Juliansyah meraih medali emas menjadi sejarah baru bagi cabor Angkat Besi Indonesia. Lifter Rizki merupakan pertama meraih medali emas di Olimpiade.

Artikel lain

GMNI Desak KPK Panggil Bobby dan Kahiyang Ayu Klarifikasi Blok Medan

Ini 40 Capim KPK 2024-2029 Lulus Tes Tertulis, Pansel Minta Laporan Masyarakat

PP Soal Alat Kontrasepsi Bagi Anak Usia Sekolah Harus Direvisi

Sebelumnya, Lisa Rumbewas menyumbangkan 2 medali perak dan 1 perunggu, Sri Indriyani 1 perunggu, Sri Wahyuni 1 perak, Citra Febrianti 1 perak, Triyatno 1 perak dan 1 perunggu, Eko Yuli Irawan 2 perak dan 2 perunggu, Windy Chantika Aisah 1 perunggu, Rahmat Erwin Abdullah 1 perunggu. (Rep-02)

Sumber: Kemenpora