RIENEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meralat jumlah korban meninggal pada bencana tsunami di Provinsi Banten dan Lampung. Di hari ke 6 pasca-tsunami Selat Sunda, terdata jumlah korban meninggal dunia 426 orang.
“Adanya penurunan jumlah korban meninggal dunia dibandingkan tanggal 26 Desember 2018 dikarenakan pencatatan ganda pada Kabupaten Pandeglang dan Serang,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat 28 Desember 2018.
Baca Berita: AKSI Gelar Kemah Konstitusi Tolak Pemberhentian GKR. Hemas
Total korban terdampak tsunami Selat Sunda, pada Sabtu malam, 22 Desember 2018, di hari ke 6 pasca- tsunami, korban meninggal dunia 426 orang, 23 orang hilang, 7.202 orang luka-luka, 40.386 orang mengungsi.
Berita Terkait: Korban Tewas Tsunami Selat Sunda 429 Orang, 8 Daerah Terisolir
Sedangkan kerusakan dampak tsunami, 1.296 unit rumah rusak, 78 penginapan-warung rusak, 434 perahu dan kapal rusak, 69 kendaraan roda 4 rusak, 38 kendaraan roda 2 rusak, 1 dermaga rusak, dan 1 shelter rusak berat.
Disebutkan Sutopo, wilayah dampak tsunami tersebar di Kabupaten Pandeglang (11 kecamatan terdampak), Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Sementara di Provinsi Lampung meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Tanggamus, dan Kabupaten Pesawaran. (Rep-03)





