Aksi Andika Bikin Histeris Keluarga Pemilik RM BPK Vichada

oleh -6.154 Kali Dibaca
Warga menyaksikan jalannya rekonstruksi pembunuhan terhadap pemilik RM BPK Vichada, Muliati Sinuhaji, Jumat 10 Mei 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian  Resor Tanah Karo, Jumat 10 Mei 2019, menggelar reka ulang pembunuhan terhadap pemilik rumah makan Babi Panggang Karo (RM BPK) Vichada, Muliati Sinuhaji (59 tahun), yang tewas dibantai tersangka Andika Prananta Ginting (20 tahun). Pembunuhan itu terjadi pada Kamis pagi, 7 Maret 2019, di  RM BPK Vichada, Jalan Jamin Ginting, Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Sebanyak 29 adegan pembunuhan diperankan tersangka Andika, merupakan mantan karyawan Muliati Sinuhaji, berlangsung dengan penjagaan ketat personel Polres Tanah Karo. Keluarga korban yang menyaksikan adegan ulang pembunuhan Muliati Sinuhaji tampak histeris, melihat tersangka Andika melakukan ulang tindakannya membantai Muliati.

Rekonstruksi ini mendapat perhatian warga sekitar yang menyaksikan tersangka memperagakan ulang aksinya dengan keji membunuh mantan majikannya.

Dari reka ulang pembunuhan itu, awalnya tersangka memasuki RM BPK Vichada sekitar pukul 03:00 WIB dinihari. Andika berhasil masuk ke dalam RM BPK setelah melompati dinding setinggi 1,5 meter, dan membuka paksa jerjak kawat warung BPK Vichada. Setelah berada di dalam RM BPK Vichada, tersangka mendapati korban, Muliati Sinuhaji tidur di kamar, dalam RM BPK.

Di adegan ulang pembunuhan itu, Andika berusaha mengambil bungkusan kain yang dipeluk korban saat tidur. Upaya tersangka mengambil kain itu membangunkan korban.

Baca Berita:

Wanita Usia Produktif Rentan Terserang Lupus

Polisi Buru Pembunuh Pemilik Rumah Makan BPK Vichada

Korban yang diperankan personel Polres Tanah Karo, langsung teriak.

Sontak teriakan korban membuat tersangka Andika kalut, mencoba membungkam korban.  Dengan mengambil pisau yang berada di atas kepala korban, tersangka langsung menghujamkan pisau ke tubuh Muliati. Korban pun tewas bersimbah darah.

Adegan ini menyulut histeris keluarga korban yang menyaksikan tersangka Andika memperagakan ulang aksinya membunuh Muliati.

Dalam adegan berikutnya, setelah menghabisi korbannya, tersangka membuka bungkusan kain dan menemukan satu dompet kecil berisi uang Rp56.000 berserta sebuah keris kecil.

Adegan reka ulang pembunuhan dilanjutkan tersangka dengan melucuti cincin di jari korban. Setelah mengambil harta benda korban, tersangka meninggalkan tempat kejadian perkara.

Seperti diberitakan sebelumnya, David Sinuhaji mendapati ayahnya, Muliati Sinuhaji tewas bersimbah darah di dalam kamar tidur, pada Kamis pagi, 7 Maret 2019. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *