BNPB Larang Aktivitas Dalam Radius 3 Km Dari Puncak Sinabung

oleh -1.110 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (2 kanan) meninjau Desa Kuta Rayat, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, setelah meletusnya Gunung Sinabung, Senin 19 Februari 2018. [Foto Ist|Rienews.com]

RIENEWS.COMBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan larangan bagi warga dan wisata beraktivitas dalam radius 3 Km dari puncak Gunung Sinabung.

Gunung Sinabung, Senin 19 Februari 2018, kembali meletus. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat letusan Gunung Sinabung, Senin pagi pukul 08.53 WIB, merupakan letusan terbesar di Tahun 2018.

KLIK: BPBD Karo: Tidak Ada Korban Jiwa dan Penambahan Pengungsi

“Masyarakat dan pengunjung/wisatawan dihimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur Gunung Sinabung,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.

Sutopo mengingatkan bagi masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar.

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga kewaspadaan karena bendungan ini sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar, banjir bandang ke hilir. (BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *