Bupati Karo Buka Sosialisasi Kependudukan Tahun 2019

oleh -1.126 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana menghadiri “Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tahun 2019”, Senin 24 Juni 2019, di Hotel Sinabung Hill Berastagi, yang dilaksanakan selama 3 hari sejak 24 Juni 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyelenggarakan “Sosialisasi Kebijakan Kependudukan Tahun 2019”,  Senin 24 Juni 2019, di Hotel Sinabung Hill Berastagi.

Ketua panitia, Rismawati dalam laporannya, menjelaskan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini untuk peningkatan kualitas aparatur dalam pelayanan administrasi kependudukan dan pemanfaatan data adminitrasi kependudukan terkait perjanjian kerja sama dengan perangkat daerah yang telah terlaksana.

Menurutnya, acara itu dilaksana selama tiga hari,  sejak 24-26 Juni 2019.

“Meliputi tiga poin materi, pertama; kebijakan di bidang pendaftaran penduduk, kedua; pelayanan penerbitan dokumen identitas penduduk, dan ketiga; kebijakan teknis pencatatan sipil,” ujar Rismawati.

Para peserta yang hadir dalam sosialisasi kebijakan sebanyak 182 orang, terdiri dari 7 dinas, 1  kantor, 1 direktur RSU, 17 camat, 13 ASN dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo, dan 143 orang kepala desa dan lurah di se-Kabupaten Karo.

Rismawati menjelaskan,  sesuai data cakupan kepemilikan akta kelahiran usia o (nol) sampai 18 (delapan belas) tahun, masih banyak kecamatan berpersentase rendah, yakni 9,13 persn – 18,17 persen.

“Di antara tersebut hanya Kecamatan Tiga Nderket yang melampaui cakupan kepemilikan akta 0-18 tahun,” tutur Rismawati.

Baca Berita:

Dua Pekan Keluar Bui, Residivis Curi Motor Lagi

Pohon Tumbang Ganggu Lalin Penatapan

Bupati Karo Terkelin Brahmana yang menghadiri pembukaan sosialisasi, menyambut baik kegiatan ini diselenggarakan. Sebab, katanya, dengan adanya kegiatan ini maka dapat memberikan pemahaman yang baik kepada aparatur, melayani dan menangani administrasi kependudukan di Kabupaten Karo.

“Untuk itu, saya berharap kepada Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri yang  saat ini hadir bersama kita, agar dapat memberikan masukan dan pencerahan sosialisasi kebijakan kependudukan bagi para peserta,” ujar Terkelin.

“Kita juga mengapresiasi bagi Kecamatan Tiga Nderket sebagai peringkat cakupan kepemilikan bidang akta kelahiran yang sudah memenuhi target. Ini patut kita contoh dan kita tiru,” imbuhnya.

Kasubdit Pengelolaan Dokumen Pendaftaran Penduduk, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri, Dra. Wiwik Roso Sri Rejeki menyampaikan  seiring perkembangan era moderen ini, dalam penerapan tanda tangan digital pada dokumen kependudukan bakal dilaksanakan.

“Penggunaan tangan digital ini dapat digunakan untuk melakukan proses perbaikan mesin pembuat dokumen kependudukan,” ujarnya.

Untuk itu, Wiwik menyatakan, segala surat yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo nantinya jika sudah diterapkan, seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perceraian, dan Akta Pengesahan Anak, semuanya akan menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE).

“Dengan menggunakan barcode atau sandi yang diberikan oleh Lembaga Sandi Negara,” sebut Wiwik.

Dengan layanan baru ini, Wiwik menyebutkan, dokumen disetujui tidak lagi tergantung pada pimpinan seperti kepala dinas.

“Sebab akta kelahiran atau KK baru bisa ditandatangani dari jarak jauh atau di luar kantor. Tanda tangan kepala dinas cukup dibuat di telepon seluler, tablet atau gadget lainnya. Setelah dibubuhi tanda tangan resmi, maka pemohon layanan kependudukan dapat memesan sendiri kartu-kartu tersebut. Ini membuat layanan semakin mudah dan cepat,” pungkasnya. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *