Bupati Karo Respons Usulan Ketua IDI Karo Soal Akreditasi Klinik

oleh -199 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kepala Dinas Kesehatan Irna Safrina Meliala menghadiri acara pelantikan Pengurus IDI Cabang Karo 2019-2022 di Mikie Holiday Resort, Berastagi, Sabtu 21 September 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana merespons usulan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Karo dr. Herman D. Bangun menyoal tentang  akreditasi klinik di Kabupaten Karo.

Hal ini dikemukan Ketua IDI Cabang Karo Herman dalam acara pelantikan pengurus IDI Cabang Karo periode 2019-2022, yang dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Safriana Meliala.

Dalam sambutannya, Herman menegaskan IDI Cabang Karo akan menjalankan amanah yang telah dipercayakan oleh undang-undang. Dia pun berjanji akan menjaga profesi Ikatan Dokter Indonesia selama kepemimpinannya dan selalu mendukung program Pemerintah Kabupaten Karo dalam pembangunan di bidang kesehatan.

Disampaikannya, saat ini jumlah anggota IDI Karo mencapai 70 dokter, sebelumnya 50 dokter. Ada penambahan 20 dokter untuk periode 2019-2022.

Simak Berita Bupati Minta IDI Karo Berkontribusi Ciptakan Masyarakat Sehat

Dalam kesempatan itu, Herman mengungkapkan, dari aspirasi dan kesepakatan, IDI Karo meminta kepada Pemkab Karo sekiranya biaya akreditasi bagi klinik swasta dapat dianggarkan dalam ABPD Karo.

“Tujuannya masih banyak dokter yang membuka praktik di klinik swasta tidak dapat bekerjasama dengan BPJS. Otomatis pasien tidak ada,” ungkapnya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana merespons hal itu dan meminta kesiapan IDI berkolaborasi dengan Pemkab Karo.

Baca Berita:

Seorang Pendaki Gunung Sibayak Meninggal Dunia

Titik Api di Sumatera dan Kalimantan Masih Tinggi

“Jalankan program sebaik-baiknya. Ada peluang penganggaran di APBD Karo, akreditasi dapat ditampung sepanjang demi pembangunan kesehatan bagi masyarakat. Untuk itu, silakan ketua IDI kerja sama dengan Dinas Kesehatan. Adakan kolaborasi, apa yang menjadi program IDI tautkan ke Pemda karo, begitu juga sebaliknya,” tegas Terkelin.

Kepala Dinas Kesehatan Karo  Irna Safrina Meliala menegaskan pihaknya tetap konsisten mendukung program IDI.

“Sesuai apa yang telah disinggung Bupati tadi, kita akan berkoordinasi bersama Ketua IDI yang baru. Sebab anggota IDI, 70 orang ini semuanya tersebar di Puskesmas dan di RSU Kabanjahe. Sepanjang cukup anggaran, kita akan fasilitas permintaan IDI Karo yang baru dilantik. Untuk diadakan akreditasi klinik-klinik swasta,” imbuh Irna.

Acara pelantikan pengurus IDI Cabang Karo 2019-2022 dilangsungkan di Mikie Holiday Resort, Berastagi, Sabtu 21 September 2019.  Pengurus baru ini dilantik oleh Ketua IDI wilayah Sumut dr. Edy Ardiansyah, SpOG.

Edy berpesan bagi pengurus yang baru dilantik agar menjaga martabat dokter dan profesinya sebagai pelayan kesehatan. IDI adalah organisasi profesi kedokteran yang menghimpun para dokter Indonesia yang bersifat independen, nirlaba, dijiwai oleh sumpah dokter dan kode etik kedokteran Indonesia.

“IDI berperan sebagai pelaku advokasi dan pelaku pengubah dalam pembangunan kesehatan. Untuk itu jalankan amanah yang diberikan oleh undang-undang yang telah dipercayakan kepada saudara,” pungkas Edy.

Pengurus IDI Cabang Karo 2019-2022 yang dilantik sesuai Surat Keputusan PB IDI Nomor : 0612/PB /A. 4/07/2019 tanggal 24 Juli 2019;  Ketua dr. Herman D. Bangun, Wakil Ketua I, dr. Simon Gurusinga, Wakil Ketua II, dr. Johanes Sitepu, Sekretaris dr. Jemmy Tarigan,M. Kes, Bendahara dr. Rosmery Surbakti. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *