Bupati Karo Tinjau Agrowisata Pelangkah Gading Kutambaru

Bupati Karo Terkelin Brahmana, Senin 4 Maret 2019, meninjau Pelangkah Gading di Desa Kutambaru, Kecamatan Munte, akan dikembangkan menjadi Agrowisata. [Foto Ist | Rienews]

Berita Wisata Karo: Ini Program Terkelin Majukan Wisata Karo

Ditegaskan Terkelin Brahmana, Pemerintah Kabupaten Karo siap mendukung Agrowisata Pelangkah Gading. Terkelin berpesan, agar ada surat pernyataan dari warga desa yang merelakan tanahnya dipakai untuk jalan.

“Buatkan surat pernyataan tidak keberatan, minimal jalan tersebut dibebaskan selebar 12 meter dari masyarakat, untuk menjaga dikemudian hari. Ini pengalaman, jangan nanti seperti Tongging sudah ada surat pernyataan yang ditandatangani, ketika akan dibenahi Pemda Karo melalui dana Pemerintah Pusat, masih ada masyarakat yang komplain. Bagaimana mana mau maju, jika komitmen seperti ini saja masyarakat ingkar dari kesepakatan,” ujar Bupati Karo.

Bupati menyarankan, agar dalam pembangunan Agrowisata Pelangkah Gading tidak

“Cari investor swasta untuk ikut bergabung menanam sahamnya, supaya pembangunan dan promosi Pelangkah Gading cepat terakses masyarakat luas,” anjur Bupati Karo.

Selain itu, Terkelin meminta perangkat Desa Kutambaru melibatkan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) agar masyarakat setempat dapat menikmati  hasil wisata daerahnya melalui UKM (Usaha Kecil Menengah) yang sudah ramai  dikunjungi para wisata lokal dan mancanegara.

“Kami Pemkab Karo sementara belum bisa mengucurkan dana dari APBD Karo, mengingat butuh proses dan kajian SKPD terkait. Sepanjang ada regulasi yang mengizinkan, kita siap bantu baik dalam 3A (atraksi, aksesibilitas, dan amenitas) selaku penunjang desa wisata. Ini adalah pedoman setiap penilaian sebuah event dan objek wisata layak atau tidaknya dipromosikan dan dijual. Ini faktor juga harus diperhatikan,” pungkas Terkelin.

Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi mengingatkan Kepala Desa Kutambaru Benyamin Sembiring agar  menyiapkan administrasi terkait pelepasan pelebaran jalan, dan surat pernyataan dari masyarakat setempat.

“Kami Bappeda tidak mau terulang sebagaimana yang disinggung Pak Bupati tadi, seperti di Tongging, Kecamatan Merek. Jadi hal ini menjadi telaah spesifik bagi kami. Jika sudah siap dan diserahkan ke kami, maka akan kita turunkan alat berat untuk menyorong pelebaran akses jalan Pelangkah Gading sejauh lebih kurang  2,5 kilometer,” kata Nasib. (Rep-01)