RIENEWS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jumat 7 Desember 2018, merilis data kerusakan yang ditimbulkan bencana puting beliung di Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis 6 Desember 2018.
Disebutkan dari pendataan sementara yang dilakukan, terdapat ratusan rumah warga di Kecamatan Bogor Selatan, Bogor Timur, Bogor Tengah, dan Kecamatan Bogor Utara mengalami kerusakan.
Kerusakan rumah penduduk dampak dari puting beliung, keseluruhan di bagian atap rumah, beberapa lainnya rusak akibat tertimpa pohon yang tumbang.
Baca Berita: Kementerian PUPR Sebut Jalan Tol Medan-Berastagi Belum Laik
“Puting beliung yang menerjang beberapa wilayah Kota Bogor pada 6 Desember 2018 pukul 15.00 WIB telah menyebabkan korban jiwa, ratusan rumah rusak dan banyak pohon tumbang. Penanganan dan pendataan dampak bencana masih dilakukan,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho.
Berikut data kerusakan rumah yang terjadi di Kecamatan Bogor Selatan. Di Kelurahan Pamoyanan RT 01/RW01 sebanyak 7 rumah, RT02/RW01 sebanyak 20 rumah, RT03/RW01 terdata 21 rumah.RT04/RW01 terdata 54 rumah.
Di lingkungan RT01/RW02 terdata 13 rumah, RT02/RW02 terdapat 34 unit rumah, RT03/RW02 berjumlah 7 rumah. Sedangkan di RT03/RW04 terdata 10 rumah, di RT02/RW 07 terdapat 5 rumah, RT 03/RW 07 berjumlah 61 rumah, RT 04/RW 07 terdata 26 rumah.
Sementara hasil pendataan di RT05/RW07 terdapat 5 rumah. Di RT01/RW10 terdapat 8 rumah, RT04/RW10 terdapat 1 rumah. Di RT01/RW13 berjumlah 3 rumah, RT02/RW13 terdapat 30 rumah, RT04/RW13 berjumlah 13 rumah. Di RT01/RW14 terdata 10 rumah, RT02/RW14 berjumlah 32 rumah, RT03/RW14 terdata 60 rumah, dan RT04/RW14 terdata 18 rumah.
Kerusakan rumah warga di Kelurahan Batu Tulis dan Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan terdata tujuh rumah. Di Kelurahan Batu Tulis, RT01/RW 06 rumah yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang milik Ujang Danu dan Adang.
Sementara di Kelurahan Cipaku, warga yang mengalami kerusakan rumah terdapat di RT01/RW 02 berjumlah 1 unit, RT02/RW17 terdata 4 rumah.
Di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah sebanyak 50 unit rumah warga di RT03-04-05 RW05 bagian atap rumah rusak dan terbawa angin puting beliung.
Sementara di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Bogor Timur di RT02/RW03 rumah yang mengalamu rusak ringan sebanyak 23 unit, dan rusak berat 7 rumah dan satu gedung serba guna.
Kerusakan ruma warga kategori ringan di RT04/RW03 berjumlah 4 rumah, di RT05/RW03 berjumlah 1 rumah, RT07/RW03 rumah yang alami rusak ringan 5 unit.
Pendataan kerusakan ringan rumah warga di Kelurahan Baragansiang, Kecamatan Bogor Timur meliputi RT01/RW02 berjumlah 9 rumah, RT06/RW12 terdapat 19 rumah alami rusak berat, RT01/RW03 terdata 2 rumah alami kerusakan berat, RT04/RW12 rumah yang alami kerusakan ringan berjumlah 9 unit, dan 5 rumah alami kerusakan berat.
Bencana puting beliung menyebabkan seorang warga meninggal dunia, Enny Reno (45 tahun) penduduk Jalan Bukit Nirwana Raya I Cluster Bukit Nirwana I RT03/RW 12, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan.
“Untuk saat ini Posko Darurat Pengungsian bagi warga yang terdampak kejadian angin puting beliung di Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan telah didirkan. Namun saat ini sebagian warga masih berada mengungsi di Masjid Al Mutadin,” imbuh Sutopo. (Rep-03)




![Penampakan letusan Gunung Anak Krakatau, di Selat Sunda, Provinsi Lampung, pada Kamis 21 Juni 2018. [Foto BNPB | Rienews.com]](https://www.rienews.com/wp-content/uploads/2018/06/Letusan-Gunung-Anak-Krakatau.jpg)

