Di Masa Bupati Ini, GBKP Pertama Dibangun di Kota Pontianak

oleh -3.495 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana dikalungi bunga saat meresmikan Gereja Batak Karo Protestan (GBPK) pertama di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu 3 Juni 2018. [Foto Ist | Rienews.com]

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahmana berbangga dan mengapresiasi atas pembangunan pertama Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) pertama di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Hal ini diungkapkan Bupati Karo dalam peresmian GBKP Kota Pontianak, Minggu 3 Juni 2018.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi dan penghargaan atas gedung yang telah dibangun GBKP pertama di Kota Pontianak ini. Dengan semangat gotong-royong jemaat, diharapkan kepada jemaat bukan hanya membangun, tapi juga harus bisa menjaganya dengan baik, dan hubungan baik dengan masyarakat sekitar juga harus terus dibina dan tetap terjaga,” ujar Bupati Karo saat meresmikan GBKP Kota Pontianak di Jalan W.R. Supratman, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Disebutkan Bupati Karo, ibarat seperti keberadaan Uis Beka Buluh yang merupakan tenun pengikat serta harus kuat, sebagai gabungan beberapa benang yang dihiasi pula dengan warna-warni corak yang indah.

KLIK: Menyentuh! Tulisan Mbak Tutut: Kamu Harus Kuat

“Ini seharusnya dapat memberikan inspirasi kepada kita semua, bahwa kita harus menjadi pengikat yang kuat dengan rasa persatuan dan kesatuan bagi seluruh lapisan masyarakat yang berada di Runggun GBKP Pontianak  yang baru diresmikan ini,” ujar Terkelin didampingi istrinya, Sariati Terkelin Brahmana.

Hadir dalam peresmian GBKP Kota Pontianak, staf ahli Bupati Karo Agustin Pandia, Kadis Sosial Karo Benyamin Sukatendel, Pdt. Josep Ginting, Eben Tarigan, Pdt. Melda Br Tarigan, Wakil Ketua Panitia peresmian GBKP, Pandapotan Girsang, Pdt. Em Rasmin br Sitepu, Rosmeri br Ginting, dan Jemaat GBKP.

Ketua Moderamen GBKP, Pdt.Agustinus P. Purba mengatakan, dengan dilaksanakan pembangunan Gereja Batak Karo Protestan, yang pertama ada di Kota Pontianak ini harus mampu dihayati oleh seluruh keluarga besar GBKP sebagai salah satu titik tolak dengan mengutamakan pandangan jauh ke depan.

“Sehingga hari ini dan di masa mendatang, hidup dan kehidupan akan semakin baik, damai sukacita dan menjadi berkat bagi masyarakat sekitar, berdirinya gedung GBKP ini,” kata Agustinus.

Dia pun megingatkan kepada seluruh jamaat GBKP untuk dapat tenang serta jangan mudah terprovokasi atas isu-isu maupun berita hoax yang berkembang saat ini.

“Karena tahun ini adalah tahun politik, dan saya mengimbau Jemaat GBKP tidak dibenarkan berpolitik praktis dalam gereja,” tegas Pdt. Agustinus P. Purba.

Ditegaskannya, dengan keberadaan  GBKP di Pontianak ini dapat  menjalin komunikasi yang baik bersama pemerintah daerah serta suku, agama dan masyarakat yang ada di sekitar lingkungan berdirinya GBKP.

Staf Kepresidenan, Abetnego Tarigan turut menghadiri peresmian GBKP, berharap keberadaan GBKP mengokohkan kebhinekaan.

“Dengan diresminya GBKP Pontianak ini, semakin mengokohkan tekad kebhinekaan negara dan daerah kita. Walau pun kita terdiri dari berbagai etnis dan agama, tentunya hanya punya satu tujuanya, membangun negeri yang kita cintai ini,” ujarAbetnego Tarigan. (Rep-01 | *)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *