Didemo Korban Erupsi Sinabung, Ini Penjelasan Bupati Karo

oleh -1.397 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana mendengarkan tuntutan para korban terdampak erupsi Gunung Sinabung dari Desa Batukarang, Kecamata Payung, menggelar unjukrasa, Kamis 19 April 2018, di Kantor Bupati Karo. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMRatusan warga terdampak erupsi Gunung Sinabung, Kamis 19 April 2018, pukul 10.00 WIB, menggelar demonstrasi di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Ratusan warga Desa Batukarang, Kecamatan Payung dalam aksinya menyampaikan 11 tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Karo.

Meski diguyur hujan, massa tetap bertahan, sebagian massa tampak histeris dan menangis meminta kehadiran Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk mendengarkan langsung tuntutan mereka.

KLIK: Gempa Banjarnegara, 2 Tewas, 21 Luka, 316 Bangunan Rusak, 2.104 Jiwa Mengungsi

Dalam orasinya, massa menyampaikan tuntutan, subsidi pendidikan, bantuan pertanian, kesehatan, normalisasi irigasi secara rutin, bantuan perbaikan seng, pembekalan bencana secara rutin, mengatasi krisis air bersih, jatah hidup (Jadup), bantuan gizi untuk anak – anak serta lansia, perbaikan insfrastruktur, pembersihan fasilitas umum, bagi warga yang terdampak erupsi Gunung Sinabung Desa Batukarang.

“Tolonglah kami bapak Bupati Karo, turun dan temui kami yang sedang menunggu pernyataan jawaban kejelasan terkait masalah kami ini. Kami sudah lelah, dan menderita selama delapan tahun, terhitung sejak erupsi pertama di tahun 2010,” kata massa dengan histeris.

Pihak pegawai Kantor Bupati Karo mencoba menenangkan massa. “Sabar – sabar ya, saudaraku, sebentar lagi Bupati Karo akan turun menemui kalian semua,” ujarnya.

Hal itu langsung dijawab massa, “Kami sudah lelah menunggu, dan kami cape  dengan janji – janji yang tidak pasti,” kata massa.

Pukul 13. 30 WIB, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Wakil Bupati Karo, Cory S. Sebayang didampingi para pejabat Pemkab Karo, menemui massa.

Kepada korban terdampak erupsi Gunung Sinabung, Bupati Karo menegaskan  akan mengatasi permasalahan dan tuntutan mereka.

“Besok, Jumat (20 April 2018)  saya dan pihak kami akan turun ke Desa Batukarang, mengelar musyawarah bersama masyarakat, permasalahan dapat terselesaikan,” kata Terkelin Brahmana. (Bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *