Diduga Dibunuh, Pria Bertato Dengan Tangan Terikat Ditemukan di Sungai Lau Biang

oleh -812 Kali Dibaca
Proses evakuasi sosok mayat dari sungai Lau Biang, Desa Singa, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Senin 13 Juli 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor Tigapanah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kini mendalami kasus penemuan sosok mayat pria bertato. Pria yang belum diketahui identitasnya itu, ditemukan mengapung di aliran sunga Lau Biang, Desa Singa, Kecamatan Tigapanah, pada Senin 13 Juli 2020, sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang diperoleh, penemuan sosok mayat ini pertama kali diketahui oleh Karsito Ginting dan Elwin Purba. Kedua saksi selanjutnya, melaporkan temuan sosok mayat pria kepada perangkat desa, diteruskan ke pihak kepolisian. Penemuan sosok mayat ini langsung direspons Polsek Tigapanah bersama Tim Opsnal Polres Tanah Karo.

Kapolsek Tigapanah AKP R. Simanjorang mengatakan, mayat Mr X langsung dievakuasi ke RSUD Kabanjahe.

Baca Berita: 

Peringati 45 Tahun, Avrist Assurance Bantu Masyarakat Terdampak Covid 19 di 11 Kota Indonesia

Satu Pasien PDP Covid 19 di Karo Meninggal Dunia

Saat ditemukan, sebut AKP R. Simanjorang, kaki korban dalam keadaan terikat rantai besi yang digembok, dan di leher korban ditemukan tali.

“Kedua kaki mayat terikat dengan rantai besi yang tergembok. Pada leher didapati tali rapia yang terikat kuat, dan bagian badan mayat diselimuti dengan kain sarung,” kata AKP R. Simanjorang.

Melihat kondisi korban dan bekas lebam di tubuh korban, kepolisian menduga sosok mayat tersebut korban pembunuhan.

“Dugaan saat ini, korban tewas akibat dibunuh,” tegas AKP R. Simanjorang.

Dugaan korban merupakan akibat pembunuhan ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan oleh RSUD Kabanjahe yang ditangani oleh dr Melva Mamik, menyatakan, ada tanda kekerasan berupa lebam di tubuh korban.

Mengenai identitas korban, hingga saat ini kepolisian masih melakukan penelusuran. Sementara itu ciri-ciri korban, memiliki tato ‘doa ibu’ di bagian dada sebelah kiri, serta tato gambar wanita di lengan korban. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *