Hari Ini, Tiga Gempa Bumi Skala Di Atas 5 Magnitudo Landa Perairan Indonesia

oleh -157 Kali Dibaca
Tangkapan layar, pusat peta guncangan gempa bumi M 6,4 di Provinsi Gorontalo, Kamis 7 Januari 2021, pukul 03.59 WIB. [Foto inatews.bmkg.go.id | Rienews]

RIENEWS.COM – Hari ini, Kamis 7 Januari 2021, tiga guncangan gempa bumi berskala (≥) 5 Magnitudo (M) terjadi di perairan Provinsi Bengkulu, Gorontalo dan Provinsi Aceh.

Gempa bumi berskala M 5,8 terjadi di kedalaman 31 kilometer laut, berpusat 41 kilometer barat daya Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, pada Kamis dinihari, pukul 00.28 WIB. Peristiwa lindu kedua dengan kekuatan M 6,4 terjadi di kedalaman  131 laut, berpusat di 71 kilometer barat daya Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, pada pukul 03.59 WIB.

Selanjutnya, pada Kamis 7 Januari 2021, pukul 08.27 WIB, gempa bumi berskala M 5 terjadi di kedalaman 73 kilometer laut, berpusat di 143 kilomter barat laut Kota Sabang, Provinsi Aceh.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan ketiga gempa bumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Baca Berita:

Bupati Karo Serahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi 2019

Banjir dan Longsor di Kepulauan Sangihe, Satu Orang Meninggal Dunia

Hingga Kamis siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan belum ada dampak kerugian dan korban jiwa dari kejadian bencana gempa bumi yang berpusat di perairan wilayah Indonesia tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB, Raditya Jati dalam siaran pers yang terima wartawan, menyebutkan, Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu memonitor gempa M 5,8 dirasakan kuat oleh warga sekitar 3 hingga 5 detik.

“Guncangan kuat menyebabkan warga panik hingga keluar rumah untuk menghindari risiko lebih buruk. BPBD setempat menginformasikan belum ada laporan dampak gempa yang berpusat di 41 km barat daya Bengkulu Selatan dan berkedalaman 31 km ini,” tulis Raditya Jati.

Guncangan juga dirasakan dengan tingkat berbeda di beberapa wilayah. Warga di Kabupaten Bengkulu Selatan merasakan guncangan sedang sekitar 5 detik. Demikian juga di wilayah Kabupaten Lawang, Kota Pagar Alam, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kabupaten Musi Rawas, warga merasakan guncangan sedang sekitar 3 hingga 5 detik. Masyarakat juga sempat panik dan keluar rumah.

BMKG merilis peta guncangan gempa M 5,8 yang diukur dengan skala Modified Mercalli Intensity atau MMI sebagai berikut, Kota Bengkulu IV – V MMI, Manna IV MMI, Kepahiang III – IV MMI, Lubuk Linggau, Pagar Alam, Lahat pada III MMI, Pesisir Barat dan Liwa II – III MMI, Argamakmur, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah dan Empat Lawang III MMI, serta Kerinci II – III MMI. Semakin besar nilai MMI, semakin besar juga dampaknya.

Parameter BMKG pada V MMI memberikan deskripsi getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Provinsi Bengkulu termasuk wilayah dengan potensi bahaya gempa dengan kategori sedang hingga tinggi.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga terhadap bahaya gempa. Dampak korban jiwa disebabkan karena reruntuhan bangunan dan bukan gempanya. Persiapkan diri dan keluarga dengan membuat secara sederhana rencana darurat keluarga, seperti identifikasi risiko dan akses evakuasi di rumah, penyiapan tas siaga bencana, tenda keluarga, atau titik kumpul yang aman.

Gempa Perairan Minahassa dan Aceh

Gempa besar skala M 6,4 juga terjadi pada Kamis dinihari, 7Januari 2021, berada pada lokasi 71 kilometer barat daya Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.

Dikatakan Raditya, berdasarkan informasi Pusdalops BPBD Kabupaten Bone Bolango, gempa terasa sedang sekitar 5 detik di Kabupaten Bone Bolango. Pantauan setempat mencatat tidak ada masyarakat yang keluar rumah.

Sementara itu, berdasarkan kekuatan gempa dengan skala MMI, BMKG merilis sebagai berikut, II-III  MMI di wilayah Gorontalo, II-III MMI Luwuk, II  MMI Manado, II  MMI Bolsel, II  MMI Ternate, II  MMI Tidore, II-III  MMI Morowali, II  MMI Labuha dan II-III Boroko Bolmong.

Sementara itu gempa bumi berskala M 5 yang terjadi di 143 kilomter barat laut Kota Sabang, Provinsi Aceh, dirasakan dalam skala intensitas II MMI untuk wilayah Banda Aceh (Ibu Kota Provinsi Aceh), dan skala intensitas II-III MMI  untuk wilayah Kota Sabang. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *