Lawan Virus Corona, Majabumi Berikan Bantuan APD ke RSUD Kabanjahe

oleh -202 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana menerima bantuan APD dan uang kepada tenaga medis dari Majelis Agama Buddha Mahayana (Majabumi) Kabupaten Karo, Kamis 23 April 2020. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Majelis Agama Buddha Mahayana (Majabumi) Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabanjahe, dalam melawan virus corona (Covid-19).

Bantuan diberikan langsung  Penasehat Majabumi Kabupaten Karo Efendi Hansen yang diwakili Alex Chandra, Risno, Sulayman, dan Robin Komadi kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, Terkelin Brahmana, Plh Ketua Gugus Tugas Covid-19 Martin Sitepu  dan Direktur RSU Kabanjahe, Arjuna Wijaya di halaman Kantor Bupati Karo, Kamis 23 April 2020.

Alex menyatakan, bantuan yang disalurkn Majabumi sebagai bentuk partisipasi dan tanggung jawab moral dalam membantu tenaga medis. APD yang disalurkan, sebut Alex, didatangkan langsung dari Jakarta.

Baca Berita: 

Bupati Karo Tinjau Posko Relawan Sigap Corona-19

Lawan Virus Corona, Aqua Peduli Salurkan Sembako dan Masker Melalui Pemkab Karo

“Tenaga medis berjuang di garis depan dalam upaya penanganan wabah Covid-19 di Kabupaten Karo, yang menempatkan mereka pada risiko tinggi terpapar virus. Oleh karena itu, kami ingin menyumbangkan APD dan sedikit uang untuk beli vitamin tenaga kesehatan,” ujar Alex.

Dijelaskannya, bantuan yang disalurkan Majabumi berupa pakaian medis, kacamata google.

“ Alat pelindung diri (APD) ini nantinya akan mendukung garis pertahanan bagi tenaga medis dalam menangani wabah Covid-19. Upaya ini kami lakukan untuk mendukung upaya Pemkab Karo dan Tim Gugus Tugas dalam memerangi penyebaran Covid-19. Kami berharap bencana nasional ini segera usai,” katanya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi bantuan Majabumi dalam melawan virus corona.

“Ini bukti kita kekompakan melawan virus corona. Berbagai aksi kepedulian yang dilakukan masyarakat, organisasi kepemudaan, tokoh-tokoh agama, para relawan dan lainnya bergotong-royong dan bahu membahu melakukan apa yang bisa dilakukan untuk menghempang wabah virus corona termasuk membantu masyarakat terdampak,” kata Terkelin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *