Informasi rekam jejak dapat disampaikan secara daring melalui https://uii.id/rekamjejak.
Para calon tersebut selanjutnya menyampaikan rencana aksi (action plan) pada 27 Januari 2026 sebagai pemaparan visi, strategi, dan program kepemimpinan apabila dipercaya memimpin UII. Pemaparan action plan dilakukan di hadapan Tim Seleksi Pemilihan Rektor yang terdiri atas Drs. Syafaruddin Alwi, M.S., Anggota Pembina Yayasan Badan Wakaf UII; Dr. M. Busyro Muqoddas, S.H., M.Hum., Dosen Fakultas Hukum UII; Prof. Mohammad Mahfud MD, Guru Besar Hukum Tata Negara; Dr. Halim Alamsyah, Wakil Presiden Komisaris PT Bank Danamon Indonesia (MUFG Group, Jepang); serta Prof. Rofikoh Rokhim, S.E., SIP., DEA., Ph.D., ahli di bidang perbankan, keuangan, manajemen risiko, pasar modal, tata kelola, dan keuangan pembangunan.
Tim seleksi bertugas menilai secara komprehensif terhadap visi kepemimpinan, kapasitas manajerial, serta kemampuan menjawab tantangan pengelolaan perguruan tinggi di tingkat nasional dan global.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Tim Seleksi menetapkan enam Calon Rektor. Penetapan dilakukan melalui musyawarah mufakat dengan mengedepankan objektivitas dan kepentingan institusi.
Enam calon ini kemudian diajukan kepada Senat Universitas untuk dipilih menjadi tiga Calon Rektor Terpilih.
Pemilihan oleh Senat Universitas dilakukan melalui rapat senat dengan mekanisme pemungutan suara. Setiap anggota Senat Universitas yang hadir memberikan satu suara untuk memilih satu nama calon Rektor. Dari proses tersebut, ditetapkan tiga Calon Rektor Terpilih berdasarkan perolehan suara terbanyak.
Eko menjelaskan, tahap akhir pemaparan rencana strategis tiga calon rektor terpilih di hadapan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII.
“Kegiatan tersebut juga akan dihadiri Ketua Pembina dan Ketua Pengawas Yayasan. Berdasarkan pemaparan serta pertimbangan yang menyeluruh, Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII menetapkan rektor terpilih melalui mekanisme musyawarah mufakat. Penetapan Rektor Universitas Islam Indonesia periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 6 Maret 2026,” jelas Eko. (Rep-Has)






