RIENEWS.COM – Sebanyak delapan grup nasyid menjadi perserta perlombaan nasyid modern yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan di Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) V tahun 2026 yang digelar , Sabtu, 13 Juni 2026, di Jalan Mesjid Raya, Kota Medan.
Kedelapan grup peserta nasyid modern yakni Subbanul Mu’allimin, Nurul Hidayah; Subbanul Washliyah, Ashabul Ittihadiyah, Sabulun Nisa, Al Ahdan, Pemuda Hijrah dan grup nasyid Muhibbin Waratsatul Anbiya.
Ketua Panitia perlombaan Nasyid Modern, Dr. Hj. Latifah Hanum, M.A, mengatakan, lomba nasyid modern menjadi salah satu rangkaian acara pada Pekan KHAS V tahun 2026. Tujuan lomba untuk melestarikan seni budaya Islam sekaligus membina generasi muda melalui berbagai kegiatan keagamaan dan budaya.
“Lomba ini tidak hanya bertujuan mencari peserta terbaik dalam bidang seni suara Islami, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta kecintaan generasi muda terhadap seni budaya Islam,” ucap Latifah Hanum yang juga Sekretaris Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga MUI Kota Medan ini.
Dijelaskannya, perkembangan teknologi informasi dan media sosial saat ini memberikan tantangan tersendiri bagi pembinaan generasi muda. Beragam bentuk hiburan modern dengan mudah diakses, sehingga diperlukan kegiatan positif yang mampu menjadi alternatif sekaligus sarana pembentukan karakter.
“Lomba nasyid modern ini merupakan bagian dari upaya MUI Kota Medan dalam mengembangkan seni budaya Islam yang bernilai edukatif dan religius. Kami ingin generasi muda memiliki ruang untuk menyalurkan bakatnya ke arah yang positif serta menjadikan seni sebagai media dakwah,” katanya saat membuka kegiatan.
Melalui lomba nasyid modern, peserta tidak hanya dituntut memiliki kemampuan vokal yang baik, tetapi juga memahami pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam lagu yang dibawakan. Dengan demikian, para peserta dapat menjadi duta-duta syiar Islam di lingkungan masing-masing.






