Ngidahsa Temukan Putranya Tergantung Kaku Dekat Kamar Mandi

oleh -1.885 Kali Dibaca
Ilustrasi

 

Ilustrasi

RIENEWS.COMNgidahsa Sembiring, 52 tahun, panik mendapati putranya tergantung di dalam rumah, dekat kamar mandi, pada Jumat siang, 6 April 2018. Yopori Sembiring, 37 tahun, tewas tergantung dengan leher lilit tali nilon di dalam rumahnya, Dusun Kuta Rih, Desa Laubalang, Kecamatan Laubalang, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kabag Humas Polres Tanah Karo, AKP Marwan menjelaskan, peristiwa gantung diri Yoporli kini ditangani Kepolisian. Dalam kasus gantung diri Yoporli, Kepolisian telah memintai keterangan dari ibu korban, Ngidahsa, dan abang kandung korban, Sutra Sembiring.

Kejadian gantung dirinya Yoporli pertama kali diketahui oleh ibu korban, sekitar pukul 13.30 WIB.

KLIK: BPS Karo Gelar Rakor Penyusunan Disagregasi PMBT

Dikatakan AKP Marwan, saat tiba di rumah, Ngidahsa mendapati putranya tergantung. Korban, diketahui masih berstatus lajang.

“ Keterangan yang diperoleh dari saksi (ibu korban ), sebelum ditemukan gantung diri, korban masih duduk-duduk di depan rumah. Ibu korban pergi keluar rumah,  setelah ibu korban kembali ke rumah menemukan korban sudah tergantung,” kata AKP Marwan.

Masih berdasarkan keterangan yang diperoleh Kepolisian dari ibu korban, sepekan sebelum kejadian, korban dituduh mencuri handphone.

“Seminggu sebelumnya, korban ada dituduh ibu dan kakak korban mencuri HP milik kakak korban, dan mendesak korban untuk berkata jujur dan mengembalikan HP yang diambilnya,” ungkap AKP Marwan.

Keterangan dari abang kandung korban, Sutra Sembiring, kata AKP Marwan, korban tidak ada permasalahan. “Namun korban diketahuinya sering marah-marah apabila tidak memiliki uang,” imbuh AKP Marwan.

Dalam penanganan kasus tewasnya Yoporli Sembiring, Kepolisian telah meminta bantaun medis memeriksakan kondisi korban, dan pihak keluarga menerima kematian korban, murni tindakan bunuh diri. (Bay)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *