Pemkab Karo Akui Ada Peran Penting Bob Andika Atasi Krisis Air Bersih

oleh -403 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana saat mengikuti zoom meeting; Mengurai Benang Kusut Air Minum di Tanah Karo, dari ruang Command Center Kantor Bupati Karo. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengakui ada peran penting Bob Andika Mamana Sitepu-anggota Komisi V DPR RI, dalam upaya mengatasi krisis air bersih di Kabupaten Karo.

Lewat Bob Andika Mamana Sitepu akhirnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran pembangunan Sistem Pengembangan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) Kabanjahe sebesar Rp 13,9 miliar dari APBN.

Peran penting Bob Andika Mamana Sitepu ini dikemukakan Bupati Karo Terkelin Brahmana saat mengikuti Zoom Meeting bertema; Mengurai Benang Kusut Air Minum di Tanah Karo, pada Sabtu 27 Juni 2020.

Terkelin mengatakan, pihaknya sempat mengalami kebuntuan mengatasi krisis PDAM Tirta Malem. Hal ini dikarenakan gagal tender proyek APBN sebesar Rp43,6 miliar untuk memperbaiki fasilitas PDAM Tirta Malem.

Persoalan ini akhirnya direspons Bob Andika Mamana Sitepu.

Baca Berita: 

Bupati Karo Puji Gotong-Royong Normalisasi Irigasi Desa Sukatendel

Wabup Karo Ingatkan Penerima BLT-DD Agar Digunakan Buat Kebutuhan Keluarga

“Sejak gagal tender, pihak Pemkab Karo melakukan penjajakan. Pemkab Karo gencar melakukan lobi dan berkomunikasi dengan anggota DPR RI Bob Andika Mamana Sitepu,” ungkap Terkelin.

Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi menambahkan, Bob Andika Mamana Sitepu lantas melakukan komunikasi efektif dengan Kementerian PUPR.

“Hasilnya, Kementrian PUPR akhirnya mengalokasikan kembali anggaran yang tertunda, khususnya bagi SPAM IKK Kabanjahe senilai Rp13,9 miliar. Bahkan, saat ini proyek optimalisasi SPAM IKK Kabanjahe sudah selesai ditenderkan dan telah ada pemenangnya. Kondisi itu membuat proyek SPAM IKK Kabanjahe tinggal tahap pengerjaan,” kata Nasib.

Sebelumnya  Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Sumatera, telah melaksanakan tender kegiatan pembangunan perpipaan SPAM IKK Merek untuk mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba sebesar Rp18,2 miliar.

Nasib menyatakan, nantinya pembangunan optimalisasi SPAM IKK Kabanjahe akan difokuskan guna menata jaringan distribusi dan sambungan rumah air minum. Sebab, sebahagian besar pipa jaringan distribusi sudah expired.

“Faktor ini membuat tingkat kerusakan dan kebocoran pipa cukup tinggi,” pungkasnya.

Zoom Meeting turut diikuti  Asisten II Pembangunan dan Ekonomi Setdakab Karo Dapat Kita Sinulingga, Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Kadis Perkim Paksa Tarigan, ST, Plt  PDAM Tirta Malem Jonara Tarigan, Kabag Ekonomi Setdakab Karo Rismawati Beru Ginting dan Kabid Cipta Karya PUPR, Irma Sonya, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh akademisi. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *