Pencarian Korban Longsor di PLTA Batang Toru Diteruskan, 3 Orang Ditemukan Meninggal Dunia

oleh -112 Kali Dibaca
Proses pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di area PLTA Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM –  Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Raditya Jati menyatakan proses pencarian korban pasca-tanah longsor di kawasan proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, terus dilakukan.

Pusat pengendali operasi (Pusdalops) BNPB mencatat tiga orang meninggal dunia akibat longsor yang terjadi pada Kamis 29 April 2021. Bencana tanah longsor, dipicu hujan intensitas tinggi di wilayah Tapanuli Selatan sejak Kamis siang.

Dalam peristiwa itu, dua unit rumah dan satu unit mobil yang tengah melintas tertimbun longsor. Diperkirakan 12 orang hilang tertimbun material longsor.

Baca Juga:

Pemda Harus Sosialisasikan Pengetatan Mobilisasi Hingga Peniadaan Mudik Lebaran

Peringatan BMKG: Waspada Potensi Siklon Tropis April-Mei dan November-Desember

BPBD Kabupaten Tapanuli Selatan dibantu personil Batalyon C Brimob Polda Sumut juga telah mendirikan posko penanganan bencana di area lokasi kejadian.

Sementara pembersihan di area longsor untuk pencarian dan pertolongan korban akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.

“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan rencananya akan meneruskan pencarian korban yang belum ditemukan dengan dibantu oleh TNI-Polri, BASARNAS dan unsur relawan dengan menggunakan alat berat pada Sabtu 5 Mei 2021, pukul 08.00 WIB,” kata Raditya Jati.

Berdasarkan analisis InaRisk, Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki potensi bahaya bencana tanah longsor tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada 14 kecamatan.

BNPB mengimbau bagi masyarakat untuk tetap waspada terhadap bencana yang dipicu oleh faktor cuaca dengan melakukan rencana mitigasi dan kesiapsiagaan sesuai potensi bencana yang ada di wilayahnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *