Polres Simalungun Tidak Bisa Bungkam Jackpot Sukardi Tarigan

oleh -1.153 Kali Dibaca
Sukardi Tarigan alias Ucok Jackpot bersama para pekerjanya terkesan kebal hukum, dalam mengkelola mesin judi.

 

Sukardi Tarigan alias Ucok Jackpot bersama para pekerjanya terkesan kebal hukum, dalam mengkelola mesin judi.

RIENEWS.COM – Jajaran Polres Simalungun dibawah komando AKBP Marudut Liberty Panjaitan, terkesan tidak bisa memberantas judi mesin jackpot milik Sukardi Tarigan alias Ucok Jackpot warga Jalan Kolam Renang Berastagi Kabupaten Karo.Pasalnya judi mesin jackpot yang dikelola Sukardi Tarigan dari tahun ke tahun serasa nyaman saja beredar di wilayah Kabupaten Simalungun. Persinsnya di Saribu Dolok, Kecamatan Dolok Pardamean, Panei Tongah, Kecamatan Panei, dan Saribujandi tanpa tersentuh hukum.

Hal itu membuat Ucok Jackpot “kebal hukum” dikarenakan dirinya memberi setoran kepada petugas kepolisian seperti pihak Kapolsek. “Jelas saja Ucok Tarigan kebal hukum, sebab dirinya memberi setoran kepada Kapolsek Saribu Dolok, AKP Marulian Siburian. Hal itu udah menjadi rahasia umum warga di sini. Pengakuan anggota Ucok Tarigan kepada warga, uang setoran tersebut per dua minggu sekali sekira Rp 10 juta rupiah diberikan kepada Kapolsek,” ungkap warga sekitar yang mengaku bermarga Damanik dan Purba kepada wartawan Kamis 3 Agustus 2017.

Ucok Jackpot juga sering datang ke Simalungun guna membongkar hasil judi mesin jackpot tersebut, dan biasanya dia datang per satu minggu sekali. Jika hanya berharap pihak Polres Simalungun untuk memberantas judi di sini tidak akan bisa. Jadi kami selaku warga di sini berharap sekali agar mesin judi jackpot milik Ucok segarah diamankan langsung oleh pihak dari Poldasu langsung.

“Untuk itu kami selaku warga di sini berharap sekali kepada bapak Kapoldasu, Irjen Pol.Drs. Paulus Waterpauw segerah menginstruksikan anggotanya agar memberantas judi di wilayah kami. Dimana berdampak pada rusaknya mental generasi anak muda serta pelajar. Lantaran anak muda di sini juga kerap mengkonsumsi sabu dan ganja, di ruangan jackpot tersebut,”keluh warga.

Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan dikonfirmasi wartawan pada Selasa 1 Agustus 2017 mengenai maraknya judi di wilayah hukumnya, diam seribu bahasa, begitu juga dengan Kapolsek Saribu Dolok, AKP Marulian Siburian meski telepon seluler aktif, dan hingga berita ini diturunkan tidak ada satu katapun memberi komentar.(BAY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *