Polsek Tigapanah Ungkap Mayat Mr X di Sungai Lau Biang Korban Pembunuh Bayaran

oleh -237 Kali Dibaca
Tersangka Hasil Sembiring (kiri) dan Sempurna Ginting (kanan), yang diamankan Polsek Tigapanah bersama barang bukti. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Kepolisian Sektor Tigapanah berhasil mengungkap kasus penemuan mayat Mr X di aliran sungai Lau Biang, Desa Singa, Kecamatan Tigapanah, pada Senin 13 Juli 2020.

Hasil penyidikan yang dilakukan Reskrim Polsek Tigapanah, Mr X merupakan korban pembunuh bayaran, yang didalangi abang tiri korban.

Kapolsek Tigapanah AKP Ramli Simanjorang melalui Kanit Reskrim Ipda F. Manik, Rabu 22 Juli 2020, menyatakan, identitas mayat yang ditemukan di sungai Lau Biang, atas nama Rawat Sembiring, penduduk Desa Naman Teran, Kecamatan Naman Teran.

Dari rangkaian penyidikan yang dilakukan Reskrim Polsek Tigapanah berhasil mengungkap motif pembunuhan dan  tersangka yang terlibat.

Berita Terkait: Diduga Dibunuh, Pria Bertato Dengan Tangan Terikat Ditemukan di Sungai Lau Biang

Menurut Ipd F. Manik,  pembunuhan terhadap Rawat Sembiring didalangi Hasil Sembiring yang tak lain abang tiri korban.

Untuk melakukan tindak kejahatan itu, kata Ipda F. Manik, Hasil Sembiring memberi imbalan uang sejumlah Rp6,5 juta kepada para eksekutor, Sempurna Ginting dan rekan-rekannya. Eksekutor diketahui berjumlah empat orang, di antaranya Sempurna Ginting dan anaknya.

Polsek Tigapanah telah menangkap dua tersangka, Hasil Sembiring dan Sempurna Ginting.

Baca Berita: 

Bupati Apresiasi Kepedulian Mahasiwa Asal Karo di Masa Pandemi Covid 19

10 Bulan Diburon, Polisi Berhasil Bekuk Paham Perangin-angin

Sementara itu, kronologis pembunuhan terhadap korban, dimulai dari aksi penjemputan terhadap korban. Selanjutnya para eksekutor  membawa Rawat Sembiring keluar desa dengan menggunakan kendaraan roda empat, jenis minibus hijet.

“Para pelaku dengan mengunakan mobil hijet minibus, BK 1950 LS, membawa korban ke luar desa. Sesampainya di perladangan Desa Salit, Kecamatan Tigapanah, para tersangka menjerat leher korban. Setelah yakin korban meninggal, mayatnya dimasukkan ke dalam karung goni, dan pelaku dari jembatan Desa Singa, melemparkan korban ke dalam sungai Lau Biang,” kata Ipda F. Manik.

Adapun motif pembunuhan terhadap Rawat Sembiring, menurut Ipda F. Manik, dilatari perangai korban, yang dianggap mengalami gangguan mental, suka membuat onar.

“Pengakuannya, bila korban kumat, kerap membuat keonaran di kampung. Membuat warga resah,” ujar F. Manik.

Dalam pengungkapan kasus ini, Polsek Tigapanah menyita barang bukti berupa mobil jenis minibus, rantai sepanjang tiga meter, tiga gembok, kain sarung motif, celana dalam warna merah, dua potongan tali rafia.

Penyidikan kasus ini masih terus dikembangkan Reskrim Polsek Tigapanah yang kini memburon tiga tersangka lainnya yakni, AG (anak dari Sempurna Ginting), PJ dan seorang tersangka lainnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *