Sehari Ditempati, Bupati Karo Terima Keluhan Penghuni Huntara

oleh -1.763 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (depan kanan dua) bertatap muka dengan korban erupsi Gunung Sinabung yang kini menempati wilayah relokasi di Huntara di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Jumat 12 Januari 2018.

 

Bupati Karo Terkelin Brahmana (depan kanan dua) bertatap muka dengan korban erupsi Gunung Sinabung yang kini menempati wilayah relokasi di Huntara di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Jumat 12 Januari 2018.

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana, Jumat 12 Januari 2018, mendatangi warga korban erupsi Gunung Sinabung yang sejak kemarin, Kamis 11 Januari 2018, menempati hunian tetap sementara (Huntara) di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat.

Didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kadis Lingkungan Hidup Timotius Ginting, Sekretaris Dinas PUPR Paksa Tarigan, Kabid Logistik BPBD Karo Natanael Perangin-angin dan Sekcam Simpang Empat Josua Sebayang. Bupati bertatap muka dengan warga penghuni Huntara I, II dan Huntara III.

“Pada kesempatan ini, saya ingin mendengar langsung apa keluhan dan masukan bapak dan ibu sekalian, setelah kemarin (Kamis 11 Januari 2018)  rumah Huntara 348 kk telah diserahkan kunci oleh Pemerintah untuk ditempati,” ujar Terkelin Brahmana.

KLIK: Korban Erupsi Sinabung Kini Miliki Tempat Tinggal

Merespons pernyataan Bupati Karo, para penghuni Huntara pun mengungkapkan sejumlah keluhan di kawasan hunian yang mereka tempati.

Penghuni Huntara III, Malem Seh Karokaro mengungkapkan keluhan berupa pasokan air bersih.

“Huntara III mengalami kesulitan air, sehingga masyarakat Huntara III sangat membutuhkan sekali uluran tangan Pemda Karo untuk membantu meringankan beban, agar tidak kesulitan krisis air,” ujar Malem Seh Karokaro.

Sementara Firman Surbekti penghuni Huntara II yang juga Kepala Desa Mpintu Besi, menyebutkan di Huntara area II Desa Ndokum Siroga terdapat 81 kepala keluarga.

“Penghuni Huntara II berharap agar kiranya Bupati Karo mau menimbun jalan (sertu), dan melakukan  pemotongan kayu yang sangat besar karena sangat mengganggu jika hujan deras dan angin kencang, dapat membahayakan warga. Begitu juga tolong siapkan tempat sampah di semua Huntara,” kata Firman Surbakti.

Sedangkan penghuni di area Huntara I, bemarga Sembiring berharap Pemkab Karo memberikan penerangan jalan.

“Masyarakat  meminta agar penerangan lampu jalan dipasang, mulai masuk dari simpang hingga Huntara, termasuk bin sampah juga. Ini sementara harapan kami  selaku warga,” kata dia.

Menerima keluhan korban erupsi Gunung Sinabung, Bupati Karo menyatakan akan menyikapi keluhan tersebut.

“Nah inilah mau kami dengar apa kendala dan apa yang dapat Pemda Karo bantu,” tegas Terkelin Brahmana. (BAY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *