Sejak Kemarin Pelajar SMPN 1 Payung Alami Kesurupan, Ini Perintah Bupati Karo

oleh -1.510 Kali Dibaca
Ilustrasi

RIENEWS.COMPuluhan pelajar di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, alami kesurupan. Peristiwa itu terjadi saat jam pelajaran berlangsung, pada Rabu 28 Maret 2018, hingga proses belajar-mengajar dihentikan.

Dilaporkan, hingga Kamis pagi, 29 Maret 2018, sejumlah pelajar masih alami kesurupan.

Menerima laporan adanya kesurupan yang dialami puluhan pelajar SMPN 1 Payung, Bupati Karo Terkelin Brahmana menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan Eddi Surianta Surbakti turun ke lokasi sekolah.

“Sudah saya tugaskan Kadis Pendidikan pagi ini (Kamis 29 Maret 2018) segera mengecek ke SMPN 1 Payung. Bagaimana situasi proses belajar mengajar pasca kesurupan tersebut. Apakah masih tetap berjalan, dan segera carikan solusi jika belum normal terhadap lingkungkan sekolah tersebut,” ujar Bupati Karo, Kamis siang.

KLIK: Dialog Dengan Warga Pancur Batu, Bang Ijeck Bicara Sejarah dan Pembangunan

Terkelin menekankan agar Kepala Dinas Pendidikan lebih peka terhadap permasalahan yang terjadi di sekolah.

“Puluhan siswa kesurupan ini menjadi perhatian serius dan khusus. Kadis Pendidikan Eddi Surianta Surbakti agar tanggap dan peka adanya kejadian tersebut. Supaya segera dicek ke sekolahnya,”ujar  Bupati Karo.

Bupati menyebutkan, di era teknologi saat ini, peristiwa seperti itu masih terjadi.

“Tidak bisa kita pungkiri, mungkin saja anak siswa yang terkena kesurupan roh, pikiran dan jiwanya lemah saat itu, dalam arti kosong hingga kesurupan roh halus. Jika seseorang selalu berdoa dan dilandasi iman yang kuat, kesurupan roh halus mustahil akan menimpa anak-anak kita , dan kecil kemungkinan terjadi bagi setiap orang jika pikiran, hati, dan jiwa kita selalu kita serahkan kepada Tuhan,” imbuh Bupati Karo.

Kepala Dinas Pendidikan Karo, Eddi Surianta Surbakti mengaku telah mendapatkan instruksi dari Bupati Karo terkait peristiwa yang dialami para pelajar di SMPN 1 Payung.

Eddi menegaskan, kondisi di SMPN 1 Payung, hari ini (Kamis) sudah kembali normal.

“Sudah normal. Memang tadi pagi masih ada tiga siswa kesurupan lagi. Puji syukur, berkat kesigapan tim, semuanya aman kembali. Sampai sekarang kita pantau proses belajar mengajar berjalan dengan baik,” sebut Eddi.

Berdasarkan keterangan Kepala SMP Negeri 1 Payung, sebut Eddi, mulainya terjadi kesurupan di sekolah itu, sekitar Desember 2017 lalu.

Saat itu diadakan Pentas Seni, di antaranya menampilkan memanggil hantu datang (Perumah Begu).

“Sejak acara ini, kejadian aneh mulai muncul. Awalnya pada pertengahan bulan Januari 2018, ada seorang siswa tingkahnya lakunyan seperti kesurupan dan rentetannya  peristiwa kemarin,” ungkap Eddi. (Bay)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *