Sihar mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pengelola dapur, mitra pelaksana hingga masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kualitas pelaksanaan program agar benar-benar memberikan manfaat bagi generasi muda, khususnya di Kabupaten Toba.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, Poltak Sianturi menyampaikan bahwa pemenuhan gizi seimbang sangat penting bagi anak-anak sekolah karena berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kemampuan belajar mereka.
Di sisi lain, Kasubag TU KPPG Medan Erdianta Sitepu menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat bagi sektor pendidikan dan ekonomi. Program ini mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal serta membuka peluang ekonomi bagi petani, nelayan, pelaku usaha pangan, dan UMKM di daerah.
Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesehatan serta kualitas generasi muda Indonesia. (Rep-Bud)






