Terjadi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Kota Berastagi

oleh -1.564 Kali Dibaca
Ilustrasi

RIENEWS.COM – Warga di kota wisata, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kilogram. Sejumlah warga mengaku kesulitan mencari pasokan gas elpiji yang dibanderol dengan harga Rp22 ribu hingga Rp23 ribu per tabung.

Sejumlah ibu rumah tangga yang ditemui di Pusat Pasar Berastagi, Minggu 30 September 2018, mengakui kelangkaan gas elpiji 3Kg.

Mamak Nanda merupakan pedagang mie goreng  di  seputaran Pusat Pasar Berastagi, menyebutkan kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg.

Baca Berita: Data Lengkap Korban dan Penanganan Darurat Gempa Tsunami Palu-Donggala

“Susah carinya, harganya pun sangat mahal. Mau tidak mau harus dibeli jugalah. Namanya juga kita perlu,” ujar Mamak Nanda.

Apa yang dialami Mamak Nanda juga dialami Indah br Perangin-angin. Indah merasa heran dengan terjadinya kelangkaan gas.

“Mengapa pada bulan-bulan sebelumnya keberadaan gas elpiji ukuran 3 Kg tidak langka seperti ini. Mengapa dua minggu terakhir ini, gas elpiji 3 Kg menjadi langka. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” imbuhnya.

Kepala Bagian Perekonomian Sekda Pemkab Karo Taufan Daniel Ginting, Jumat 28 September 2018, tidak menepis kejadian kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Menurut Taufan, kelangkaan ini disebabkan banyaknya konsumen gas elpiji 3 Kg.

Mengatasi kelangkaan gas elpiji 3 Kg, Taufan menyebutkan, telah mengeluarkan surat edaran tentang pemakain gas elpiji subsidi 3 Kg.

“Bahkan para PNS telah juga kita surati agar jangan mengunakan gas elpiji 3 Kg,” katanya.

Taufan menegaskan, tidak ada pengurangan kuota gas elpiji 3 Kg untuk Kabupaten Karo.  Mengenai harga gas elpiji 3 Kg, pemerintah menetapkan harga eceran Rp 17.000 per tabung untuk wilayah Berastagi. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *