Terkelin Brahmana Salut Dengan Kinerja Kang Yoto

oleh -1.343 Kali Dibaca
Bupati Karo saat berdampingan dengan Bupati Bojonegoro.
Bupati Karo saat berdampingan dengan Bupati Bojonegoro.

RIENEWS.COM – Desa Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur dibawah kepimpinan Bupati Drs. H. Suyoto yang akrap dipanggil “Kang Yoto ” mengisahkan tahun 2000 Bojonegoro salah satu desa termiskin di nomor urut 10 se Indonesia. Ditahun 2008 menjadi daerah nomor 3 termiskin dari 10 daerah, namun seiring waktu, dan usaha keras dari Kang Yoto membuat terobosan program gagasan yang menyentuh dengan masyrakat, akhirnya ditahun 2016 Bojonegoro keluar dari sepuluh daerah termiskin.Hal itu diungkapkan Kang Yoto di Pendopo Bojonegoro kepada Bupati Karo, Terkelin Brahamana pada  Sabtu 23 September 2017 bersama SKPD lainnya.

“Transpormatif untuk mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan yang dilakukannya dengan fokus pada 4 pokok antara lain, fokus pada manusia sepanjang proses ekspolarasi, eksploitasi, baik pemerintahan maupun perusahan. P artisipatoris, dan transparan dalam segenap perumusan, peraturan, kebijakan, serta perencanaan. Sangat Prudent (cermat dan hati hati) dalam mengumpulkan pendapatan dan pengelolannya. Tidak kalah penting terakhir pendapatan dari  sumber daya alam, hanya dibelanjakan untuk investasi khususnya pengembangan, daya manusia, dan modal sosial,” kata Kang Yoto.

Bupati Karo, Terkelin Brahmana sangat berterimakasih kepada Bupati Bojonegoro karena sudah banyak memberikan masukan, gagasan, pemikiran, ide dan Program untuk membangun suatu daerah, yang mana Kabupaten Bojonegoro telah berhasil keluar  dengan gagahnya  dari keterpurukan,  meski sempat mendapat predikat termiskin sebelumnya, dan masuk sepuluh besar menurut BPS (Badan Pusat Statistik).

“Semua ini karena spirit dan gigihnya Bupati Bojonegoro bersama SKPD nya dalam pembangunan menyentuh segala aspek dan berkolaborasi dengan semua pihak, saya pribadi apa yang disampaikan Kang Yoto  dapat menjadi acuan, pedoman dan perbaikan kedepan.Pemda Bojonegoro dinyatakan oleh Bank dunia telah sukses dalam pembangunan dengan ide, dan program yang dibuat oleh Kang Yoto,” kata Terkelin.

Terkelin mengakui, diliat dari struktur geografis, dan andalan sektor lapangan kerja bagi masyrakatnya hampir  sama yaitu mengandalkan lahan sektor  pertanian, oleh sebab itu Kabupaten Karo akan menerapkan beberapa point yang segera mungkin akan saya benahi di Kabupaten Karo, misal membuat Gerakan Desa Sehat dan cerdas (GDSC) yang berisi sasaran pembangunan dasar berdasar problem utama yang dihadapi warga setempat, maka kegiatan tersebut akan dimotori Pemdes.

Turut hadir dalam diskusi ini Sekda Bojonegoro Drs.Soehadi Moeljono MM, Djoko Lukito.S.Sos, MM Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Setyo Yuliono Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yayan rahman AP.MM Asisten Adminitrasi umum, Bapedda Karo, Nasib Sianturi M.sci, Kadis Pertanian Sarjana Purba, Para Eselon II B Bojonegoro, dan Para Camat se Kabupaten Bojonegoro.[BAY]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *