Terkelin: Jepang Kagum Cara Kita Tangani Bencana Gunung Api

oleh -1.733 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (2 kiri) saat membahas soal penanganan bencana dengan Director of Global ICT businnes Promotion Office Global Strategy Bureau, Ministry of Internal Affairs and Communication, Jepang.

 

Bupati Karo Terkelin Brahmana (2 kiri) saat membahas soal penanganan bencana dengan Director of Global ICT businnes Promotion Office Global Strategy Bureau, Ministry of Internal Affairs and Communication, Jepang.

RIENEWS.COM –  Sepulang melakukan lawatan ke negeri Matahari Terbit. Bupati Karo Terkelin Brahmana mengungkapkan, Pemerintah Jepang kagum dengan cara penanggulangan bencana erupsi Gunung Sinabung.

“Pemerintah Jepang sangat mengagumi cara kita (Indonesia/Pemkab Karo) menangani bencana alam gunung api (erupsi Sinabung) yang sudah berlangsung selama 7 tahun. Jepang sendiri yang sudah berpengalaman mengahadapi bencana gempa, bencana gunung api dan tsunami tidak pernah mengalami kejadian seperti yang kita alami ini,” ungkap Terkelin, Selasa 5 Desember 2017.

Dikatakannya, Jepang sangat mengagumi Indonesia, khususnya Kabupaten Karo yang sudah berlangsung bertahun-tahun menghadapi bencana tetapi dapat ditangani dengan baik, meski masih terdapat kekurangan.

Baca: Jepang-Karo Jajaki Kerja Sama Penanganan Bencana Gunung Api

“Apalagi dalam penanganan bencana itu kita dapat  menjalankan program relokasi dalam tiga tahap (relokasi tahap I, relokasi mandiri tahap II dan relokasi tahap III),” jelas Terkelin.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Jepang, Terkelin mengutarakan, Pemerintah Jepang menggunakan teknologi canggih berbasis IT dengan memasang alat pemantau (CCTV)  yang dikendalikan melalui satelit untuk memantau bencana alam.

“Menurut Badan Vulkanologi Jepang, telah memasang 42 ribu alat pemantau di seluruh negeri itu untuk memantau setiap peristiwa yang terjadi. Termasuk data setiap orang yang terekam di alat pemantau itu dapat diketahui secara detail bila diperlukan,” ungkapnya.

Alat pemantau berfungsi sebagai alat pendeteksi bencana secara dini.

“Jadi bila terjadi bencana alam seperti yang sering dialami Jepang, dengan cepat  dapat memberitahu kepada seluruh masyarakat Jepang agar segera bersiap-siap menyelamatkan diri menghindari bencana yang akan terjadi,” imbuh Terkelin. (BAY)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *