Tim SAR Evakuasi 26 Penambang Emas Bakan, Seorang Korban Diamputasi

oleh -1.072 Kali Dibaca
Tim SAR gabungan mengevakuasi penambang emas di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara. [Foto BNPB | Rienews]

RIENEWS.COM – Tim SAR gabung di hari ketiga sudah mengevakuasi 26 penambang emas di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara, yang tertimbun longsor pada Selasa malam, 26 Februari 2019. Dari 26 penambang emas yang dievakuasi, 7 orang meninggal dunia, seorang terpaksa dievakuasi dengan diamputasi kakinya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, seorang korban terpaksa di amputasi saat dievakuasi.

“Korban yang sempat dinyatakan selamat saat dievakuasi dengan cara diamputasi atas nama Teddy Mokodompit, warga Kotamobagu, akhirnya meninggal dunia. Korban terpaksa diamputasi kakinya karena tertimbun batu besar. Jika batu disingkirkan dikhawatirkan lubang tambang makin runtuh karena batu tersebut menahan bagian atas lubang,” kata Sutopo, Kamis malam, 28 Februari 2019.

Baca Berita: Gubsu Kepada Bupati Karo: Jika Tidak Mampu Ganti Kepala Dinas

Berita Sebelumnya: 23 Penambang Emas Bakan Berhasil Dievakuasi

Saat ini, sebut Sutopo, tim SAR gabungan sedang melakukan rapat koordinasi dipimpin langsung Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas untuk mengambil langkah-langkah yang akan ditempuh dalam operasi SAR lanjutan besok (Jumat 1 Maret 2019).

“Ada kemungkinan untuk menggunakan alat berat tetapi masih dikoordinasikan juga dengan pihak keluarga. Mengingat sudah memasuki hari ketiga dan diduga banyak korban meninggal dunia yang belum dievakuasi, akan berdampak pada kesehatan Tim SAR gabungan apabila masih menggunakan cara manual. Kondisi  medan memang cukup berat karena di lereng dengan kemiringan cukup terjal,” ujar Sutopo. (Rep-02)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *