RIENEWS.COM – Para pengemudi lebih suka memilih jalan pegunungan yang berkelok- kelok dibandingkan jalanan perkotaan. Selain untuk menghindari macet, ternyata mengemudi di jalan yang lurus dan panjang jauh lebih berbahaya dibandingkan jalur yang berkelok-kelok. Berkendara di jalur lurus seperti di jalan tol memungkinkan pengendara mengalami highway hypnosis dan microsleep.
Apakah itu?
Bagi yang melakukan perjalanan jauh,baik arus mudik maupun arus balik lebaran, Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Dede Nasrullah menjelaskan. Highway hypnosis merupakan fenomena dimana otak seseorang terhipnotis akibat keadaan yang terlalu monoton sehingga mengalami setengah sadar. Sementara microsleep adalah episode hilangnya kesadaran atau perhatian seseorang yang berlangsung sekitar sepersekian detik.
Gejala higway hypnosis berupa mengantuk, kehilangan konsetrasi atau kekaburan mental, pikiran linglung, waktu terasa lambat, kelopak mata berat atau sering berkedip. Sementara microsleep biasanya muncul ketika seseorang merasa mengantuk, sehingga tertidur secara tiba-tiba dalam waktu singkat.
Dede pun membagikan tips cara untuk menangani Highway Hypnosis dan Microsleep dalam berkendara.
Pertama, menjaga komunikasi.
Pengemudi cukup melakukan komunikasi sederhana dengan penumpung untuk menghindari rasa bosan.
Kedua, istirahat sejenak.
Semakin lama seseorang menghabiskan waktu di jalanan dengan kondisi yang monoton akan semakin membuat fisik dan otak lelah. Dede menyarakan pengemudi untuk beristirahat apabila sudah menyetir terlalu lama.
Artikel lain
Wajib, Pengecekan 8 Komponen Mobil Sebelum Perjalanan Jauh
Hingga H-1, Penumpang Angkutan Umum Mencapai Lebih 6,4 Juta Orang
Sejarah Angpau Lebaran dari Tradisi Kaisar hingga Tren Uang Baru
Ketiga, minum kafein apabila mengantuk saat mengemudi.
Kafein dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi, tetapi mungkin tidak cukup untuk membuat tubuh segar sepenuhnya. Selain kafein, pengemudi bisa memakan makanan ringan atau dengan menguyah permen untuk menghilangkan kebosanan.
Keempat, jangan makan terlalu kenyang.
Usahakan jangan makan terlalu banyak ketika hendak mengemudi. Sebab makan terlalu banyak dapat menyebabkan kantuk.
Kelima, lepaskan pandangan keluar mobil dengan tetap menjaga kewaspadaan.
Semisal dengan mencari sesuatu yang menarik perhatian agar tidak cepat bosan dan tetap berusaha untuk fokus.
Keenam, menghindari alkohol, obat-obatan, atau zat-zat lain yang dapat memengaruhi kemampuan mengemudi.
Artikel lain
Empat Kebiasaan Perayaan Idulfitri yang Mendatangkan Pahala dan Dosa
Haedar Nashir: Umat Islam Butuh Kalender Global agar Idulfitri dan Iduladha Satu
Tips Makan Kue Nastar Tetap Sehat Saat Lebaran
“Terakhir, tidur yang cukup yakni 7 – 9 jam agar kamu bisa menjalani aktivitas dengan pikiran dan badan yang segar,” pungkas Dede pada 17 April 2023. (Rep-04)






