Usai Panen, Warga Karo Gelar Gendang Guroguro Aron

oleh -962 Kali Dibaca
Suasana Pesta Tahunan atau Gendang Guroguro Aron yang digelar Desa Pertumbuken, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sabtu 7 Juli 2018. [Foto Rienews.com]

RIENEWS.COMWarga Desa Pertumbuken, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menggelar Gendang Guroguro Aron pasca panen. Gendang Guroguro Aron atau Pesta Tahunan digelar selama dua hari sejak Sabtu 7 Juli 2018 hingga Minggu 8 Juli 2018.

Pesta syukuran hasil panen (merdang) atau mburo ate tedeh (pelepas rindu) dihadiri ribuan sanak keluarga hingga yang diperantauan pulang ke desa untuk berkumpul.

Berbagai kuliner khas disajikan untuk para tamu, kuliner rires (lemang), tapai, cimpa unung-unung, dan cimpa bohan.

Acara di malam hari, setelah bersilaturahmi dan makan bersama, warga dan para tamu tumpah-ruah menyaksikan hiburan yang digelar karang taruna di losd (jambur) desa.

Baca Berita: Menteri Idrus Marham Salurkan Rp 6,9 Miliar Untuk Pengungsi Sinabung

Berita Populer: Mengerikan! Beginilah Penampakan Jembatan Lau Pengalahan

Untuk memeriahkan acara, warga diberi kesempatan untuk menari dan menyayikan lagu daerah Karo secara bergilir.

Selain menari dan bernyanyi, panitia juga menghadirkan para artis lokal, seperti Harto Tarigan, Jenny br Sembiring, Rimta dan Andi Ralo Ginting, Laskarius Ginting, dan Monalisa br Sembiring.

Sekretaris Desa Pertumbuken, Sopian Barus mengajak warga para tamu untuk mengheningkan cipta, mengenang jasa-jasa Kepala Desa Pertumbuken, Waspada Sembiring yang belum genap sebulan meninggal dunia karena sakit.

“Mari kita hening cipta sejanak untuk mengenang jasa kepala desa kita yang telah berpulang,” ajak Sopian.

Sopian mengajak warga bersyukur pada Tuhan karena Pesta Tahunan 2018 tersebut berlangsung meriah dan sukses. Lantaran pada tahun 2017, Pesta Tahunan terpaksa dibatalkan karena desa mereka dilanda musibah hujan es.

Bencana itu merusak atap rumah warga desa serta meluluhlantahkan taman holtikutura.

Dikatakan Sopian, Pesta Tahunan tersebut harus ditunda karena perekonomian warga. Setahun berlalu, perekonomian warga desa mulai membaik, hingga pesta tahunan ini dapat digelar kembali.

“Sampai hari ini kita belum memiliki Pj Kepala Desa. Karena itu kami meminta kerjasama masyarakat agar pelayanan di desa ini tetap bejalan,” ujar Sopian.

Dijelaskan Sopian, Pemerintahan Desa juga berterimakasih pada para donatur yang ikut berpartisipasi membantu dana pelaksanaan Pesta Tahunan.

Pesta Tahunan dihadiri Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Karo, Eldy Corona Barus, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Binjai, Gim Ginting, dan Baskita Sembiring, pengusaha jeruk dan ekspedisi Global Trans. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *