Warga Heran Bandar Togel Belum Tertangkap

oleh -1.463 Kali Dibaca
Ilustrasi

 RIENEWS.COM – Pemberantasan judi toto gelap (Togel)  dan toto malam (Tolam) yang dilancarkan Polres Tanah Karo di wilayah Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengundang pertanyaan sejumlah warga. Mereka mengaku heran kenapa hingga kini polisi tidak menangkap bandar togel.

Reaksi ini diungkapkan sejumlah warga Kabanjahe yang ditemui, Kamis 18 Oktober 2018.

“Bukan kita tidak mengapresiasi kinerja Polres Tanah Karo yang berupaya membasmi perjudian. Lihatlah, mereka jauh-jauh menyusup hingga ke luar dari Kota Kabanjahe di wilayah kecamatan yang terpencil, tetapi yang ditangkap saat ini sub agen togel,” kata warga bernama R. Ginting didampingi, M. Sembiring dan J. Sitepu yang ditemui di Jalan Mariam Kabanjahe.

Baca Berita: Polres Tanah Karo Tangkap 105 Orang Tersangka Pidana

Ginting dan rekannya, mengaku bosan membaca berita penangkapan judi Togel maupun Tolam yang menyasar juru tulis dan agen saja.

Setidaknya, hingga September 2018, Polres Tanah Karo telah menangkap 105 orang tersangka dalam kasus perjudian, di antaranya judi togel.

“Puluhan orang sudah diamankan pihak Polres Tanah Karo, masa tidak bisa mengamankan bandar togelnya,” kata Ginting.

Dia pun meragukan para tersangka yang ditangkap tidak menyebutkan nama bandar togel.

“Yakin kalian, di antara yang ditangkap itu tidak menyebutkan siapa bandarnya,” ungkap Ginting.

Sebelumnya, Kasubag Humas Polres Tanah Karo, Iptu Edi Budiman mengungkapkan, Tim Opsnal Polres Tanah Karo kembali menangkap dua tersangka togel dari Kecamatan Tiganderket.

Kedua tersangka Indo Tarigan (25 tahun) warga Desa Tanjung Merawa, Kecamatan Tiganderket dengan barang bukti Rp59 ribu, satu blok berisi angka tebakan, pulpen dan buku tafsir mimpi.

Tersangka berikutnya, Untung Sembiring (51 tahun) warga Desa Tiganderket, Kecamatan Tiganderket, dengan barang bukti Rp99 ribu, satu blok berisi tebakan angka, pulpen dan buku tafsir mimpi.

“Keduanya ditangkap berkat informasi masyarakat dari dalam kedai kopi berbeda, pada Rabu 17 Oktober 2018, pukul 20.40 WIB,” ujar Iptu Edi Budima, Kamis 18 Oktober 2018. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *