Warga Kota Wisata dan Sejarah Berastagi Pawai Lawan Narkoba

oleh -2.084 Kali Dibaca
Salah satu atrasi pada kegiatan "Pawai Deklarasi Melawan Narkoba" digelar di Kota Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat 23 Februari 2018. [Foto Ist|Rienews.com]

RIENEWS.COMSikap warga di Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, patut ditiru. Berastagi, kota wisata yang telah dikenal masyarakat luas di Tanah Air hingga mancanegara.

Kota Berastagi tak hanya memiliki spot wisata panorama alam dan iklimnya yang sejuk. Kota ini juga memiliki nilai sejarah bagi Bangsa Indonesia.

Di kota  inilah, Proklamator Republik Indonesia, Soekarno diasingkan oleh Belanda. Lokasi pengasingan Soekarno bersama tokoh pergerakan kemerdekaan Indonesia, Sutan Sjahrir dan Agus Salim, masih terawat dan jadi lokasi kunjungan wisatawan domestik dan internasional.

KLIK: Cagubsu Edy Rahmayadi Bahas Topik Penting Membangun Sumut

Nilai sejarah pergerakan tersebut masih melekat di warga Kota Berastagi, pada Jumat 23 Februari 2018, warga Kota Berastagi menggemakan pergerakan perlawanan terhadap bentuk ‘penjajahan baru’ bagu Bangsa Indonesia.

Dikemas dengan acara menarik, warga Kota Berastagi menggelar “Pawai Deklarasi Melawan Narkoba”.

Pawai dimulai dari SMA Negeri I Berastagi sampai Open Stage Berastagi.  Pawai diikuti pelajar, anak muda hingga orang tua. Pemerintah daerah-Kecamatan Berastagi, Koramil Berastagi, Polsekta Berastagi hingga tokoh agama, turut serta dalam kegiatan deklarasi.

Ketua Panitia Iwan Depari melalui Ketua Pelaksana Retenum Kumar, mengatakan “Pawai Deklarasi Melawan Narkoba” dilakukan persatuan warga Berastagi guna menjaga generasi penerus bangsa dari pengaruh bahaya narkoba.

“Tujuan deklarasi untuk menjaga wilayah Berastagi agar terbebas dari lingkungan narkoba dan menyelamatkan generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba yang dapat merusak mental dan fisik generasi muda,” tegas Retenum Kumar.

Panitia mengapresiasi kinerja jajaran Polres Tanah Karo terutama pihak Polsek Berastagi kerap melakukan penindakan terhadap peredaran narkoba. (BAY)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *