Warga Sulawesi Utara Rasakan Guncangan Gempa 7,1 SR

oleh -927 Kali Dibaca
Lokasi gempa 7,1 SR yang terjadi di perairan negara Filipina, Sabtu 29 Desember 2018, turut dirasakan warga di Provinsi Sulawesi Utara. [Foto BMKG |Rienews]

RIENEWS.COM – Warga di Provinsi Sulawesi Utara terutama di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, dan di Kota Manado, Sabtu 29 Desember 2018, merasakan guncangan gempa 7,1 skala richter. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, episenter (pusat gempa bumi) terletak pada koordinat 5,85 LU dan 126,81 BT tepatnya di laut pada jarak 201 km arah timurlaut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada kedalaman 69 Km. Persisnya di perairan negara Filipina, tepatnya di 193 kilometer di sebelah timur kota General Santos di Filipina.

BMKG menegaskan gempa 7,1 SR tidak berpotensi tsunami.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyatakan gempa terasa kuat di Kabupaten Kepulauan Sangihe selama 6 detik, di Kepulauan Talaud dirasakan sedang selama 4-5 detik. Sedangkan di Kota Manado, guncangan gempa dirasakan lemah selama 2 detik.

Baca Berita: Polsekta Berastagi Beri Paket Sembako Kepada 395 Warga

“Masyarakat merespon keluar rumah dengan segera mencari tempat yang aman,” kata Sutopo.

Ditegaskannya, belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempa. “BPBD masih melakukan pendataan,” imbuh Sutopo.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, gempa terjadi pukul 10.39.12 WIB, mengguncang wilayah tenggara Filipina.

“Ditinjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina yang menunjam ke bawah Pulau Mindanao, Filipina,” kata Rahmat pada siaran pers di laman BMKG.

Dijelaskan, dempak ini dirasakan di Provinsi Davao Oriental dan Davao Ocidental, Filipina, dalam skala intensitas V MMI.

Sementara itu gempa ini juga dilaporkan masyarakat dirasakan di wilayah Indonesia seperti di Melonguane Kepulauan Talaud dalam skala intensitas IV MMI, Tahuna, Kepulauan Sangihe intensitas III-IV MMI, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai intensitas III MMI, sedangkan Manado, Ternate, Jailolo intensitas II MMI.

“Kepada masyarakat Kepulauan Sangihe dan Talaud diimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab, karena gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” imbuh Rahmat. (Rep-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *