Wisatawan Berastagi Keluhkan Tumpukan Sampah

oleh -778 Kali Dibaca
Tumpukan sampah yang berserak di sisi jalan, jalur wisata Berastagi, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Minggu 7 Oktober 2018. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Wisatawan yang berkunjung di kota wisata dataran tinggi, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengeluhkan tumpukan sampah yang terdapat di jalur wisata Berastagi, yang dilalui pengunjung dan wisatawan yang memanfaatkan jasa berkuda.

“Masa kota wisata Berastagi terkesan kumuh,” ujar wisatasan asal Kota Binjai, Rizal Harahap, Minggu 7 Oktober 2018.

Rizal juga mengeluhkan akibat tumpukan sampah di kawasan wisata Berastagi, menimbulkan aroma bau.

“Akibat tumpukan sampah warga yang dapat kita lihat, dan cium aroma kurang sedap saat melintasi Kota Berastagi,” ungkapnya.

Baca Berita: HUT TNI, Koramil 03/Berastagi Dapat Kejutan dari Polsekta Berastagi

Dia menilai mestinya kawasan wisata Berastagi bersih yang dapat membuat nyaman para wisatawan.

“Seharusnya kota wisata itu indah, bersih dan nyaman. Sehingga wisatawan senang belibur ke mari,” tegas Rizal.

Keluhan wisatawan dimaklumi warga di seputaran lokasi wisata Berastagi. Dikatakan Darwin Ginting, sampah tersebut menumpuk menimbulkan aroma bau akibat tidak diangkut oleh pihak kebersihan.

Darwin menegaskan tidak hanya wisatawan yang merasa terganggu dengan tumpukan sampah itu, warga juga merasa terganggu. Dia pun menyarankan agar pemerintah dalam hal ini Dinas Kebersihan Karo dapat menyediakan bak sampah.

“Kami meminta kepada pemerintah menempatkan container atau dibikin tembok yang lebih besar untuk menampung sampah sementara,” kata Darwin.

Wadah itu, menurut Darwin, agar sampah tidak berserakan. “Di berbagai lokasi selain tidak ada tempat penampungan sampah, kontainer yang ada saat ini kondisinya juga sudah keropos, dan rusak sehingga tidak dapat menampung sampah yang banyak,” imbuh Darwin. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *