RIENEWS.COM – Indonesia berhasil meneruskan kembali tradisi all Indonesian final dalam kejuaraan badminton All England Open 2024 di Arena Utilita Birmingham, Birmingham, Britania Raya pada 12-17 Maret 2024 untuk tunggal putra. Jonatan Christie yang kerap disapa Jojo berhasil meraih medali emas usai mengalahkan rekan senegaranya, Anthony Sinisuka Ginting dalam final kejuaraan dunia bergengsi tersebut.
Terakhir kali, momentum itu diraih 30 tahun lalu dalam laga final All England 1994. Dua wakil Indonesia, yaitu Hariyanto Arbi dan Ardy Wiranata bertemu di final dan Hariyanto Arbi menang dengan skor 15-12, 17-14 atas Ardy Wiranata.
Turut bersuka cita, Komisi X DPR mengapresiasi ketekunan, keuletan, dan ketangguhan dari para atlet bulu tangkis Indonesia yang bertanding dalam ajang tersebut. Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi menegaskan prestasi ini harus dipertahankan.
“Segenap Komisi X DPR RI, kami memberikan apresiasi kepada tim bulutangkis Indonesia yang telah berhasil meraih juara All England. Kami ucapkan selamat kepada para atlet-atlet kita,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf Macan Effendi saat membuka Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Maret 2024.
Anggota Komisi X DPR RI Andreas Hugo Pareira mengingatkan, negara tidak boleh hanya hadir ketika momen kemenangan saja. Namun negara melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) harus turut hadir mulai dari proses masa pembibitan serta masa pelatihan para atlet sekaligus ekosistem pendukung.
Dia juga mendukung program sport science yang sedang diupayakan Kemenpora. Baginya, program itu akan berdampak signifikan secara positif untuk perkembangan olahraga Indonesia. Diketahui, sport science merupakan program yang mengolaborasikan berbagai bidang, mulai dari pengobatan olahraga (sports medicine), psikologi olahraga (sports physiology), biomekanika olahraga (sports biomechanics), gizi dan antropometri olahraga (sport nutrition and anthropometry), pelatihan (coaching), sports intelligence, riset, serta pengembangan alat olahraga.
“Artinya, negara melalui Kemenpora hadir ketika mereka menang saja, tetapi penting juga hadir ketika mereka berkeringat saat latihan. Jadi harus ada dukungan fasilitas seperti scientific sport. Saya kira, ini bagus dan perlu dilanjutkan di dalam program (Kemenpora) 2024,” tandas Andreas.
Sebagai informasi, tiga wakil Indonesia dari dua nomor yang dipertandingkan pada All England 2024, yakni nomor tunggal putra dan ganda putra, berhasil meraih emas. Mereka adalah Jonatan Christie serta pasangan ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto.
Pada sektor tunggal putra, Jojo mengalahkan Ginting, dua gim langsung, 21-15, 21-14. Sementara, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mengalahkan pasangan andalan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan dua gim langsung, 21-16, 21-16, pada final ganda putra.
Ancang-ancang Olimpiade 2024 Paris
Hasil positif yang diukir tim bulu tangkis Indonesia di ajang All England 2024 dan kerja tim Pokja PBSI untuk Olimpiade 2024 Paris juga mendapatkan apresiasi dari Dito Arioetedjo.
“Saya dan Kemenpora sangat mengapresiasi kerja tim Pokja PBSI untuk Olimpiade 2024 Paris yang dari November sampai hari ini tidak berhenti melakukan transformasi dan evaluasi perbaikan menyiapkan atlet-atlet terbaik bulu tangkis Indonesia untuk Olimpiade 2024 Paris,” kata Dito.
Dia juga mengajak kepada para pecinta bulu tangkis Indonesia untuk melihat progres para atlet yang bisa membanggakan nama Indonesia. Dia mengajak masyarakat untuk memberi dukungan sampai Juli di Olimpiade 2024 Paris nanti.
“Kami ingin memberikan simbol kepada seluruh atlet, khususnya bulutangkis dan seluruh atlet cabang olahraga lainnya yang sedang mengikuti kualifikasi Olimpiade 2024 Paris, bahwa kami (pemerintah) hadir dalam rangka meningkatkan prestasi di ajang Olimpiade. Karena kami sangat ingin Olimpiade 2024 Paris menjadi sejarah bagi kontingen Indonesia. Targetnya kami ingin lebih baik dari sebelumnya,” tambah dia.
Sementara Sekjen PBSI, Mohammad Fadil Imran, memberikan pesan khusus kepada seluruh atlet yang telah berjuang selama All England 2024. Fadil menambahkan, pentingnya untuk tetap fokus menatap masa depan karena masih ada beberapa turnamen yang harus dimenangkan, terutama Olimpiade Paris 2024.
“Ke depan ada Piala Thomas dan Uber. Tentu yang jadi tujuan kami Olimpiade Paris 2024. Semoga pencapaian ini menjadi momentum kebangkitan bulu tangkis Indonesia di masa depan,” kata Fadil. (Rep-04)






