Bacok Polisi Yang Menyergap, Bandar Shabu di Barusjahe Tewas Ditembak

oleh -1.363 Kali Dibaca
Foto Kiri: Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R. Hutajulu menjeguk Aiptu Basmi Ginting korban pembacokan tersangka narkoba JNG. Foto Kanan: Barang bukti yang dista polisi dari tersangka JNG. [Foto Kolase Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Salah satu personel Satuan Reserse Narkoba Polres Tanah Karo alami luka bacok saat melancarkan operasi penangkapan terhadap tersangka bandar narkoba jenis shabu, di Dusun Basam, Desa Barus Julu, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Sabtu sore, 15 Februari 2020.

Aiptu Basmi Ginting kini dirawat di Rumah Sakit Umum Kabanjahe akibat menderita luka bacok di bagian pundak kirinya.

Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R. Hutajulu melalui Kasat Narkoba AKP Ras Maju Tarigan membenarkan peristiwa tersebut.

AKP Ras Maju menjelaskan, semula tujuh personel Satres Narkoba Polres Tanah Karo melakukan upaya penangkapan terhadap JNG di kediamannya. Setiba di lokasi target penangkapan, ketujuh personel memecah menjadi dua tim, satu  tim mengintai kendaraan roda empat tersangka yang terparkir di depan rumah target penangkapan. Satu tim lainnya, termasuk Aiptu Basmi Ginting, memasuki rumah korban untuk menangkap JNG.

Baca Berita:

Bupati Karo Akui Pernah Tawarkan Lahan Untuk Pemindahan Rutan Kabanjahe

SMA Negeri 1 Berastagi Tuan Rumah Pramuka Scouting Challenges II

Di halaman rumah korban, personel Satres Narkoba Polres Tanah Karo lebih dulu membekuk DSS, diduga sebagai kaki tangan JNG dalam mengedarkan shabu. Selanjutnya, Aiptu Basmi Ginting memasuki rumah korban melalui pintu depan rumah yang terbuka. Meski telah mengenalkan diri dan memanggil tersangka, namun target penangkapan tak menggubrisnya.

Polisi pun lantas melakukan pencarian tersangka JNG ke dalam rumah. Saat melakukan pencarian, Aiptu Basmi Ginting diserang tersangka JNG dengan menggunakan senjata tajam berupa sebilah parang. Menurut AKP Ras Maju Tarigan, ada dua kali upaya JNG melakukan pembacokan kepada anggotanya.

“Melihat tersangka mengayunkan parang, Basmi Ginting berusaha menangkis hingga terjadi pergumulan,” ujar AKP Ras Maju.

Usai melukai Aiptu Basmi Ginting, tersangka melarikan diri. Personel Satres Narkoba, kata AKP Ras Maju, memberikan tembakan peringatan.

“Tersangka melompat ke arah jurang sehingga (peluru) mengenai bagian punggung tersangka dan terjatuh,” ujar AKP Ras Maju.

Ditegaskannya, personel Satres Narkoba Polres Tanah Karo langsung membawa tersangka ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe untuk mendapatkan pertolongan. Namun, setiba di rumah sakit, tersangka sudah dinyatakan meninggal dunia.

Adapun barang bukti narkoba yang disita dari tersangka, kata AKP Ras Maju, 22,89 gram shabu dalam 26 kemasan, satu timbangan digital (eletrik), alat hisap berupa bong, dan plastik kemasan. Barang bukti  disita dari jaket yang dikenakan tersangka dan dari rumah tersangka.  Polisi juga turut menyita sebilah parang yang digunakan tersangka membacok Aiptu Basmi Ginting. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *