BNPB Evaluasi Penanganan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pengungsi  Gunung Sinabung

oleh -84 Kali Dibaca
Evaluasi Penanganan Rehabilitasidan Rekonstruksi Pasca-Bencana Erupsi Gunung Sinabung dihadiri Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Rifai. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rifai menegaskan, penanganan relokasi warga penyintas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, harus tertib administrasi dan segera dirampungkan, agar tidak ada persoalan di kemudian hari.

Hal ini disampaian Rifai dalam acara Evaluasi Penanganan Rehabilitasidan Rekonstruksi Pasca-Bencana Erupsi Gunung Sinabung, dilangsungkan di Hotel Harper, Kota Medan, Kamis 19 November 2020.

“Penanganan bencana harus cepat dan tanggap. Di samping itu, secara administrasi juga harus baik dan benar. Sehingga tidak menyisakan sejumlah masalah dikemudian hari. Upayakan relokasi Siosar segera dirampungkan, dan administrasi harus tertib. Sebab ketika ending setiap pekerjaan, yang dinilai dan dilihat administrasi sebagai bahan pertanggung jawaban,” tegasnya.

Acara Evaluasi Penanganan Rehabilitasidan Rekonstruksi Pasca-Bencana Erupsi Gunung Sinabung diikuti Pelaksana tugas (Plt) Asisten I  Dapit Trimei Sinulingga, Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi, Plt Kepala BPBD Karo Natanail Perangin-angin dan para Kepala Bappeda, Kepala BPBD, Kepala Kanwil ATR/BPN  se-Provinsi Sumatera Utara.

Plt Kepala BPBD Karo Natanail Perangin-angin memaparkan progres penanganan relokasi penyintas Gunung Sinabung ke kawasan Siosar, sampai kini masih dilakukan.

Baca Berita:

Temui Menteri Sosial, Bupati Karo Ajukan Tiga Permohonan Bantuan Ini

Sekda Karo Buka Pelatihan Keprotokolan

“Sampai dengan saat ini masih secara intensif ditangani dan segera akan rampung,” ungkapnya.

Natanail mengungkapkan persoalan kekurangan anggaran sebagaimana yang diajukan Pemkab Karo dapat direalisasikan.

“Hal ini mendorong dan  mempercepat penanganan infrastruktur yang sedang dilaksanakan,” katanya.

Plt Asisten I Dapit Trimei Sinulingga mewakili Bupati Karo, menyebutkan, dalam penanganan relokasi penyintas Gunung Sinabung, Pemkab Karo tetap bersinergi dengan Pemerintah Pusat.

“Setiap ada  permasalahan, setiap ada  kendala yang belum kami pahami dan butuh penyelesaian, Pemda Karo selalu berkoordinasi dengan pihak BNPB. Dasar inilah, Bupati Karo titip salam sebagai bentuk ucapan  terima kasih atas kerjasama selama ini, begitu sangat tinggi  respons BNPB, ketika Pemda Karo berkoordinasi guna memecahkan permasalahan yang ada,” ujarnya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *