SUMUT  

Bupati dan Kapolres Karo Nobar Film 22 Menit di Hermes XXI Medan

BUpati Karo Terkelin Brahmana bersama Kapolres Tanah Karo AKBP Benny R. Hutajulu nonton bareng film 22 Menit di Hermes XXI, Kota Medan, Kamis 19 Juli 2018. [Foto Ist | Rienews.com]

RIENEWS.COMKepolisian Resor Tanah Karo menggelar nonton bareng (Nobar) film 22 Menit di Hermes XXI, Kota Medan, Kamis 19 Juli 2018. Nobar dihadiri 200 penonton, termasuk Kapolres Tanah Karo AKBP Benny Remus Hutajulu, Bupati Karo Terkelin Brahmana, Wakapolres Kompol Efendi Situmorang,  TNI, pelajar, LSM, toko agama, pers.

“Kita sengaja mengundang berbagai kalangan elemen dari  masyarakat Tanah Karo le Medan berkisar 200 orang dengan tujuan agar masyarakat bisa paham, serta bisa mendeteksi dini mengenai radikalisme dan aksi terorisme,” ujar Kapolres Tanah Karo.

Kapolres mengungkapkan,  melalui film 22 Menit, menggambarkan bahayanya ajaran radikalisme dan terorisme bagi kehidupan manusia.

Berita Populer: KPK: Pangonal Harahap Tersangka, Uang Suap Rp500 Juta Dibawa Kabur Umar Ritonga

“Setelah ditonton, dapat menyosialisasikan kepada keluarga, sahabat, teman, famili dan sampai ke daerah tempat sekitar domisilinya, bahwa bahayanya ajaran radikalisme dan rerorisme bagi kehidupan manusia,” kata AKBP Benny.

Seusai menyaksikan film 22 Menit, dengan setingan kisah nyata, kejadian ledakan bom di Sarinah Thamrin, Jakarta 2016. Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan, bentuk radikalisme dan terorisme harus ditolak dan dilawan.

“Saya cukup apreaisasi pemutaran film nonton bareng 22 Menit ini. Memberikan pemahaman, ancaman, dan teror tidak memandang tempat oleh pelaku. Bisa saja terjadi di mana-mana. Oleh sebab itu mari kita jadikan, kejadian tersebut untuk menangkal berkembangnya aksi terorisme dan aksi radikalisme dengan cara kita menyosialisasikan kepada masyarakat. Tidak ada tempat bagi  pelaku aksi teror dan radikalisme, khususnya di Tanah Karo,” tegas Bupati Karo. (Rep-01)