Bupati Karo Lepas 264 Petugas Sensus Penduduk Manual 2020 BPS Karo

oleh -81 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi menerima penghargaan dari BPS dan Gubernur Sumaetra Utara yang diserahkan Kepala BPS Kabupaten Karo Yustinus Sembiring. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM  – Bupati Karo Terkelin Brahmana melepas 264 petugas Sensus Penduduk (SP) 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karo, Sumatera Utara. BPS Kabupaten Karo melanjutkan sensus penduduk secara manual setelah melaksanakan sensus penduduk secara online pada Februari-Mei 2020 lalu.

“Bertugaslah di lapangan dengan baik dan perhatikan sistem yang ada dan jangan lupa koordinasikan dengan para camat di lapangan sebagai bentuk kolaborasi yang sudah terjalin baik selama ini,” pesan Terkelin Brahmana kepada para petugas sensus, Kamis 3 September 2020, di Kantor Bupati Karo, Kabanjahe.

Di acara tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Kepala BPS Karo Yustinus Sembiring menyerahkan rompi, face shield, kartu identitas, tas dan surat keterangan hasil rapid tes Covid-19 secara simbolis kepada petugas sensus.

Terkelin berharap sensus penduduk 2020 yang dilakukan secara manual ini, sukses sebagaimana sensus penduduk 2020 online.

Baca Berita:

Ujian SKB CPNS di Lingkup Pemkab Karo Dilaksanakan 8-9 September 2020

Kecamatan Mardinding Tempati Urutan Tertinggi Partisipasi SP2020 Online

“Sukses dalam SP2020 Online, diharapkan juga (sensus penduduk) secara manual ini dapat juga sukses,” katanya.

Bupati mengingatkan para petugas sensus untuk menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan tugas.

“Perhatikan protokol kesehatan dalam menjalankan tugas, jangan lupa pakai masker,” katanya.

Kepala BPS Karo Yustinus Sembiring menyebutkan, sebanyak  264 petugas sensus telah dipersiapkan, dilatih turun ke lapangan.

“Petugas BPS sudah dilatih dan diajari untuk tata cara  menyebarkan formulir bagi masyarakat yang belum mendaftar secara SP Online. Demi kenyamanan petugas pendataan di lapangan masa pandemi Covid-19 ini, kita selalu mengikuti protokol kesehatan, melakukan rapid tes terhadap semua petugas dan hasilnya semua non reaktif. Gambaran ini meyakinkan para petugas kita di lapangan bahwa mereka tidak terpapar Covid-19 sehingga nyaman bekerja,”ungkap Yustinus. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *