12 Kecamatan di Gunung Mas Dilanda Banjir, Status Darurat Diperpanjang

oleh -111 Kali Dibaca
Kondisi banjir di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. [Foto BNPB]

RIENEWS.COM –  Dua belas kecamatan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, dilanda banjir dan sekitar 13 ribu jiwa terdampak. Pemerintah setempat memperpanjang status tangga darurat banjir hingga 30 September 2021.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, banjir yang melanda k-12 kecamatan di Gunung Mas, akibat curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi beberapa hari.

“Mengakibatkan banjir terjadi wilayah di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah dengan lokasi Kecamatan Kurun, Tewah, Mihing Raya, Sepang, Rungan Hulu, Rungan, Rungan Bara, Manuhing, Manuhing Raya, Kahayan Hulu Utara,  Damang Batu, dan Kecamatan  Miri Minasa. Mengakibatkan sebanyak 3.685 KK (13.638 jiwa) terdampak,” sebut Muhari, Sabtu 25 September 2021.

Berdasarkan laporan BPBD Kalimantan Tengah, terdapat 3.642 unit rumah terdampak.

Baca Juga:

123 Relawan Prokes Covid-19 Dipersiapkan Untuk PON XX Papua

Masa Pandemi Covid-19, Bupati Karo Berlakukan PPKM Level 2  

“Pihak BPBD BPBD Kabupaten Gunung Mas telah melakukan penyaluran Bansos untuk hari ini dilaksanakan ke Teweh yang sudah tersalur 7.250 kg beras,” jelas Muhari.

Disebuttkannya, dalam penanganan dampak banir, pemerintah memperpanjang status tanggap darurat banjir dari 16 September hingga 30 September 2021.

“Kondisi terkini di lapangan, daerah yang masih terendam banjir adalah Kecamatan Rungan Hulu, akan tetapi kondisi air sudah mulai surut,” imbuh Muhari.

BNPB mengimbau seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di masa peralihan (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan.

“Potensi angin kencang, hujan deras dalam waktu singkat, puting beliung serta potensi cuaca yang memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi,” pungkas Muhari. (Rep-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *