RIENEWS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendapat laporan adanya percobaan praktik phishing (pengelabuan) melalui surat elektronik (surel) atau email oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mencatut nama SATUSEHAT Kemenkes RI.
Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan sekaligus Chief of Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes, Setiaji mengajak semua pihak untuk waspada dengan berbagai praktik kejahatan siber yang dapat mengganggu pemanfaatan program transformasi digital kesehatan.
“Saya mengimbau kepada fasyankes dan masyarakat secara umum untuk tidak mengakses link (tautan) yang dianggap mencurigakan. Termasuk memberikan informasi pribadi melalui email maupun kanal komunikasi lainnya,” kata Setiaji melalui siaran tertulis, Senin, 29 April 2024.
Setiaji menjelaskan, setiap situs web (website) maupun email yang terafiliasi resmi dengan Kemenkes hanya menggunakan domain kemkes.go.id. Sementara akun media sosial resmi, baik WhatsApp, Instagram, maupun X, memiliki tanda verifikasi dengan tanda centang di setiap profilnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, tautan phishing tersebut dikirim melalui email yang tidak menggunakan domain kemkes.go.id ke sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Tautan phishing itu berisi permintaan verifikasi data kesehatan pada SATUSEHAT.
“Tidak menutup kemungkinan link phishing serupa juga dikirimkan kepada masyarakat dengan memanfaatkan kanal komunikasi yang sama maupun berbeda, seperti WhatsApp atau aplikasi pesan singkat lainnya,” kata Setiaji.
Artikel lain
Piala Asia U23, Tetap Optimis Timnas Bisa Raih Tiket Olimpiade 2024
DPR RI Soroti 120 BUMD di Jawa Timur Hanya 5 Beroperasi
Indonesia-Uzbekistan Semifinal Piala Asia U23, Shin Tae-yong: Saya Punya Perasaan yang Baik
Setiaji mengingatkan masyarakat untuk selalu teliti dan memperhatikan asal akun pengirim pesan. Adapun, informasi resmi terkait SATUSEHAT dapat diakses melalui kanal satusehat.kemkes.go.id.
“Apabila mendapatkan informasi selain dari website tersebut, mohon abaikan dan laporkan ke Halo Kemenkes atau melalui helpdesk@kemkes.go.id,” imbuh Setiaji.
Phishing merupakan suatu teknik penipuan atau pengelabuan yang sering dilakukan secara online oleh oknum tidak bertanggung jawab. Praktik phishing bertujuan memperoleh informasi sensitif data pribadi, seperti nama, usia, alamat, atau username dan password akun, serta data finansial seperti informasi kartu kredit dan rekening.
Artikel lain
Ferrari dan Daffa Anggota Polri Aktif Perkuat Timnas U23 Piala Asia
Selamat Jalan Penyair Joko Pinurbo, Ibadah Puisimu Paripurna
Lolos Semifinal Piala Asia U23 Indonesia Tekuk Korsel Skor 11-10
Pelaku phishing melakukan penipuan atau pengelabuan itu dengan menyamar sebagai entitas tepercaya, seperti pemerintah, layanan publik, bank, dan sebagainya. Mereka ingin menarik perhatian individu agar memberikan informasi pribadi tanpa mereka sadari. (Rep-04)
Sumber: Kementerian Kesehatan





