RIENEWS.COM – Sebanyak 38 perguruan tinggi di Indonesia dilibatkan dalam penyusunan naskah soal seleksi kompetensi dasar (SKD) untuk seleksi CASN 2024 dan juga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Seluruh naskah soal SKD CASN 2024 telah diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti kepada Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB), Abdul Hakim.
Kementerian PANRB menerima naskah soal sebagai perwakilanPanitia Seleksi Nasional (Panselnas) CASN 2024.
Plt. Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Abdul Hakim menegaskan, soal-soal ini disusun secara objektif dan profesional. Naskah soal diserahkan dalam bentuk dokumen digital terenkripsi untuk mencegah kebocoran data.
“Kami menjamin objektivitas, akuntabilitas, dan kerahasiaan soal-soal ini,” tegas Hakim saat menerima naskah soal pada Selasa, 4 Juni 2024.
Soal-soal ini diharapkan mampu menyaring calon peserta seleksi CASN 2024, sehingga menghasilkan ASN yang memiliki karakteristik selaku pelayan publik.
“Serta diharapkan bisa menciptakan ASN yang memiliki keterampilan, keahlian, dan perilaku sesuai dengan tuntutan jabatan, serta memiliki kemampuan mengakselerasi fungsi dan tugas organisasi,” ungkap Hakim.
Artikel lain
Seleksi CASN 2024 Dimulai Juni, 71.643 Formasi Akan Ditempatkan di IKN
PINS Managed SASE Solusi Layanan Cloud Terintegrasi untuk Perusahaan
Jelang Puncak Haji Arab Saudi Perketat Pemeriksaan Masuk Kota Mekah
Panselnas CASN dan PPPK 2024 terdiri atas Kementerian PANRB, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Instansi-instansi tersebut terlibat dalam pengawasan dan pengamanan kegiatan penyusunan serta transfer naskah soal seleksi ASN.
Sekjen Kemendikbudristek Suharti menjelaskan, naskah soal ini telah dilakukan pendampingan dan penjaminan mutu oleh Pusat Asesmen Pendidikan Kemdikbudristek sebagai ahli konstruksi soal.
Soal-soal tersebut juga sudah melalui proses telaahan oleh para ahli dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa untuk memastikan bahwa soal yang disusun sesuai dengan kaidah bahasa yang benar.
Artikel lain
Telin dan SingTel Kembangkan SKKL Konektivitas Data Center Singapura Batam
Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Serukan Tolak Tapera
Tak Punya Visa Haji 34 WNI Dideportasi 3 Orang Diproses Hukum
“Keseluruhan proses penyusunan soal telah menggunakan sistem pengamanan teknologi yang digawangi oleh BSSN, serta diawasi oleh Kementerian PANRB, BKN, BRIN, dan BPKP,” ungkap Suharti. (Rep-02)
Sumber: Kementerian PANRB





