RIENEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto untuk keenam kalinya, sejak dilantik menjadi Presiden RI pada Oktober 2024, merombak atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Kali ini, Purbaya Yudhi Sadewa dicopot dari kursi Menteri Keuangan. Presiden menunjuk dan melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan.
Pelantikan Suahasil sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dalam Sisa Masa Jabatan Periode Tahun 2024-2029, dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 14 September 2026.
Usai dilanti sebagai Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara sekaligus memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung program-program prioritas pemerintah.
“Arahan khusus dari Bapak Presiden adalah untuk menjaga keuangan negara, artinya menjaga kesehatannya, menjaga kredibilitas dari keuangan negara tersebut,” ungkapnya.
“Jadi APBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah, karena itu APBN-nya itu harus sehat. Selain APBN-nya harus sehat, dia juga harus kredibel, APBN itu harus dapat dipercaya,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Kementerian Keuangan akan terus bekerja untuk menjadikan APBN sebagai instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian nasional. Suahasil juga memastikan bahwa defisit APBN akan tetap dijaga di bawah batas 3 persen.
“Defisit akan tetap di bawah 3 persen,” tegasnya.






