SUMUT  

Bupati Bersama Dandim Karo Tinjau Lokasi Terdampak Puting Beliung

Bupati Karo Terkelin Brahmana (kanan) bersama Dansatgas Penanganan Gunung Sinabung, Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufk Rizal Batubara (3 kanan) meninjau lokasi terdampak puting beliung di Desa Siaosar, Senin 13 Agustus 2018. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COMBupati Karo Terkelin Brahmana bersama Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufik Rizal Batubara, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, BPBD Karo Martin Sitepu, anggota DPRD Karo Thomas Japerson Ginting, Senin 13 Agustus 2018, meninjau lokasi terdampak puting beliung di Desa Simacem/Siosar.

Sejumlah atap rumah warga rusak akibat diterjang puting beliung.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan rumah warga yang rusak akan segera diperbaiki.

“Sesegera mungkin langsung diperbaiki karena tidak mungkin warga berlarut-larut kita biarkan begini. Tadi sudah saya perintahkan kepada Dandim, karena beliua selaku Dansatgas Gunung Api Sinabung, kemungkinan besok langsung dikerjakan,” ujar Bupati Karo.

Berita Terkait: Angin Kencang di Kota Wisata Berastagi Akibatkan Kerusakan

Baca Berita: Gempa Lombok, BNPB: 436 Orang Meninggal, Kerugian Rp 5T

Bupati juga mengingatkan agar mengantisipasi agar hal serupa tidak terulang lagi.

“Mengingat di puncak Siosar ini angin begitu sangat kencang. Saya akan koordinasikan sama DPMD, Kepala Desa, serta masyarakat agar bagaimana nanti bagusnya supaya hal tersebut tidak terulang lagi ,” pungkas Bupati Karo.

Dandim 0205/TK Letkol Inf. Taufik Rizal Batubara mengatakan rumahnya terkena amukan angin puting beliung segera diperbaiki.

“Saya segera perintahkan anggota untuk merenovasi rumah warga yang terkena angin puting beliung ini. Dalam 4 hari kedepan semua seng yang terbang itu akan selesai diperbaiki,” kata Letkol Taufik .

Sebagai Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Penanganan Bencana Gunung Sinabung, Letkol Taufik mengungkapkan, warga yang bermukim di Siosar merupakan pengungsi letusan Gunung Sinabung.

“Mengimbau kepada warga kalau angin kecang janganlah terlalu dekat-dekat dengan kayu. Siapa tahu nanti kayu tersebut bisa tumbang,” kata Dandim. (Rep-01)