RIENEWS.COM – Ketua Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana menekankan kepada jajaran Bunda PAUD agar menanamkan pendidikan pada anak sejak usia dini. Ini bagian tugas Bunda PAUD dalam gerakan nasional, menyokong pendidikan dan pembangunan karakter anak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Sariati di sela-sela mengikuti acara “Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD Tahun 2019” yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla, didampingi Mufidah Jusuf Kalla, Selasa 2 April 2019, di The Sultan Hotel & Residence Jakarta. Acara itu turut dihadiri pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK).
Disebutkan Sariati, Bunda PAUD bersama Dinas Pendidikan Karo sering mensosialisasikan pendidikan untuk anak usia dini.
“Sepekan yang lalu kita sosialisasi pentingnya cuci tangan pakai sabun dan menjaga kebersihan di Desa Bulan Julu, Kecamatan Barus Jahe agar anak-anak usia dini mulai TK dan SD sudah ditanamkan budaya pentingnya nilai-nilai luhur dan karakter harus dimulai sejak usia dini,” kata Sariati.
Baca Berita:
Yoga Driver Ojol Tewas Terlindas Tronton
Tinjau UNBK, Bupati Karo Minta Siswa Tidak Buru-buru Baca Soal
Bunda PAUD simbol sekaligus mitra utama dalam gerakan nasional untuk sosialisasi dalam menunjang pembangunan pendidikan, karakter anak usia dini.
“Sudah tentu setiap keluarga harus ikut ambil bagian dalam bentuk pendidikan nonformal maupun lewat pendidikan PAUD, TK, kelompok bermain dan sejenisnya,” ujar Sariati.
Ditegaskannya, acara “Sosialisasi dan Harmonisasi Bunda PAUD Tahun 2019” untuk menekankan kembali pentingnya pendidikan anak usia dini.
“Sebab ini awal pondasi dan pilar utama dalam pembangunan manusia di setiap daerah, seutuhnya. Karena itu, pembangunan pendidikan, karakter manusia Indonesia harus dimulai sejak usia dini pada anak. Yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat, kita jadikan motivasi khususnya dalam peran keluarga agar setiap orang tua membangun karakter anak sejak usia dini. Sehingga diharapkan akan terbangun harmonisasi, meningkatkan mutu dan kualitas PAUD khususnya di wilayah Kabupaten Karo,” imbuh Sariati. (Rep-01)






