Adu Senjata di Lapo Tuak, 1 Masuk RSU, 1 Masuk Sel

oleh -1.453 Kali Dibaca
Korban pembacokan, Israel Sitepu sedang jalani perawatan di RSU Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Dua pengunjung lapo tuak milik Mitut di Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, adu senjata tajam. Dalam peristiwa itu, seorang pengunjung dilarikan ke rumah sakit umum untuk mendapatkan perawatan akibat luka di bagian wajah dan bahu.

Kapolsek Simpang Empat, AKP Nazrides membenarkan peristiwa perkelahian yang dengan menggunakan senjata tajam itu.

Peristiwa ini berawal dari pertemuan korban Israel Sitepu, 36 tahun, warga Desa Surbakti, Kecamatan Simpang Empat, dengan tersangka Tarsis Jun Niwe Ginting,  40 tahun, warga Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, di lapo tuak milik Mitut, Senin malam, 24 September 2018, pukul 21.30 WIB.

Baca Berita: HUT TNI ke-73, Persit KCK Kodim 0205/TK Gelar Bansos

Sembari menikmati tuak, keduanya pun turut berjoget mengikuti irama musik yang disajikan pemilik lapo tuak.

Tak lama berjoget, keduanya terlibat adu mulut. Israel Sitepu melayangkan tusukan pisau ke arah Tarsis. Serangan senjata tajam dari Israel dapat dielakkan Tarsis. Hal ini membuat gaduh suasana lapo tuak, akhirnya Tarsis pergi meninggalkan lokasi.

Selang beberapa lama, Tarsis kembali datang ke lapo tuak mencari Israel. Namun tidak mendapati Tarsis di lokasi semula. Tarsis baru berhasil menemukan Israel di kedai kopi tidak jauh dari lapo tuak.

Tak ayal, begitu mendapati Israel, Tarsis langsung menyerang Israel dengan senjata tajam jenis parang. Seketika itu korban Israel mengerang kesakitan akibat luka di bagian hidung dan bahu bagian kanannya.

AKP Nazrides menegaskan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan tersangka Tarsis.

“Pelaku berikut barang bukti sudah kita amankan. Pelaku kita kenakan pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara,” kata AKP Nazrides, Rabu 26 September 2018.

Sementara Israel, dievakuasi oleh warga ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe utuk mendapatkan perawatan atas luka bacokan yang dideritanya. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *