BJ Habibie Akan Dimakamkan Dekat Pusara Istri

oleh -879 Kali Dibaca
Bacharuddin Jusuf Habibie

RIENEWS.COM Presiden ketiga Republik Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu 11 September 2019, sekitar pukul 18.05 WIB. Rencananya, BJ Habibie akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta, dekat dengan makam istrinya, Ainun BJ Habibie, Kamis 12 September 2019.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, direncanakan BJ Habibie akan dimakamkan di sebelah pusara istrinya, Ainun Habibie, di Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Jakarta. Pemakaman BJ Habibie akan dipimpin Presiden Joko Widodo, pada Kamis 12 September 2019.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Garnisun, sudah disiapkan slot tempat pemakaman di sebelahnya almarhumah ibu Ainun Habibie. Jadi seingat saya di slot 120 dan 121,” ujar Pratikno dalam jumpa pers di Gedung Utama Kementerian Sekretaris Negara, Jakarta, Rabu malam, 11 September 2019.

Pratikno menjelaskan Habibie wafat di RSPAD Gatot Subroto pada pukul 18.05 WIB.

Baca Berita:

Pelajar dan Instruktur Karo Raih Prestasi Nasional dan Provinsi 2019

Ketua Sapma IPK Desak Pemkab Karo Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM

Sejak dirawat di rumah sakit, Presiden Jokowi terus memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan Habibie, sejak dirawat di RSPAD pada Minggu 8 September 2019. Presiden juga telah menjenguk langsung Habibie, dan menyediakan tim panel dokter kepresidenan untuk memantau kesehatan Habibie.

“Jadi, ini duka yang sangat mendalam atas berpulangnya beliau. Presiden barusan sudah perintahkan kepada saya untuk mempersiapkan semua yang diperlukan, memfasilitasi keluarga termasuk persiapan malam ini dan upacara pemakaman besok,” kata Pratikno.

Sebelum meninggal, keluarga dekat Habibie sudah berkumpul di RSPAD Gatot Soebroto, tempat Habibie dirawat. Informasi mengenai Habibie meninggal dunia disampaikan putra Habibie, Thareq Kemal.

Kabar meninggalnya BJ Habibie di usia 83tahun, dibenarkan Kepala RSPAD Dr. Terawan.

Bangsa Indonesi Berduka

Kabar wafatnya BJ Habibie, Rabu sore, di usia 83 tahun, menjadi kabar duka Bangsa Indonesia. Masyarakat di seluruh penjuru Nusantara mencurahkan rasa duka mereka. Di linimasa, ucapakan duka atas meninggalnya BJ Habibie, diungkapkan para netizen baik dari kalangan politisi, artis, dan tokoh nasional.

Habibie lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, pada 25 Juni 1936. Ia merupakan salah satu orang jenius di dunia dengan IQ 200, melebihi IQ Albert Einstein (160).

Habibie merupakan sosok yang dikagumi dan dicintai masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan. Tak hanya di Indonesia, masyarakat dunia, seperti Jerman, mengenal sosok Habibie.

Mengetahui kabar meninggalnya Habibie, Presiden Joko Widodo didampingi istrinya, Iriana, dan putra sulung Gibran Rakabuming Raka mendatangi RSPAD. Presiden menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Habibie.

Tiga hari lalu, Jokowi telah menjenguk Habibie. Saat itu, ia tidak bisa berbicara dengan Habibie karena kondisinya yang tidak memungkinkan.

Jokowi mengenang Habibie sebagai negarawan yang patut menjadi contoh. Menurut Presiden, selama ini Habibie kerap memberi masukan kepada pemerintah terkait persoalan bangsa, termasuk persoalan ekonomi.

“Beliau adalah seorang negarawan yang patut dijadikan contoh kehidupan sehari-hari,” kata Jokowi di RSPAD.

Sejak Rabu malam, jenazah BJ Habibie telah dibawa ke rumah duka di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, setelah dimandikan di RSPAD Gatoto Subroto.

Habibie sebelumnya dirawat di ruang Cerebro Intensive Care Unit (CICU) Paviliun Kartika RSPAD sejak 1 September 2019.

Ketua Tim Dokter Kepresidenan (TDK) Prof. dr. Azis Rani melalui keterangan resmi, pada Senin 9 September 2019 lalu, menyebutkan, Habibie ditangani tim dokter spesialis dengan berbagai bidang keahlian, seperti jantung, penyakit dalam, dan ginjal.

Profil

Nama : Bacharuddin Jusuf Habibie (25 Juni 1936-11September 2019).

Istri    :  Hasri Ainun Besari (11 Agustus 1937 –22 Mei 2010).

Anak   : Ilham Akbar, Thareq Kemal.

Presiden Indonesia ke-3

21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999.

Wakil Presiden Indonesia ke-7

11 Maret 1998 – 21 Mei 1998.

Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia ke-4

29 Maret 1978 – 11 Maret 1998. (Rep-02|Bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *