Bupati Karo Perintahkan Bikin Parit di Jalan Desa Tongkoh-Barus Julu

oleh -1.615 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana (menunjuk) meninjau jalan perbatasan di Desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rayat dengan Desa Barus Julu di Kecamatan Barus Jahe, Selasa 12 Februari 2019. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk segera mengerahkan alat berat membuat drainase di jalur jalan perbatasan Desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rayat dengan Desa Barus Julu di Kecamatan Barus Jahe. Perintah pembuatan drainase di sisi jalan perbatasan desa dilakukan Terkelin Brahmana usai menghadiri Musyarawah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) 2020 di Kecamatan Dolat Rayat Lau, Selasa 12 Februari 2019.

Dalam Musrenbang RKPD 2020, dibahas pembuatan drainase di jalur jalan perbatasan desa yang selama ini tidak memiliki saluran pembuangan. Untuk memastikan tidak adanya drainase di jalur jalan antar desa itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengajak anggota DPRD Karo Thomas Joverson Ginting, Abdi Depari, Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala PUPR Paten Purba, Camat Dolat Rayat Leo Girsang, dan  Camat Barus Jahe Kalsium Sitepu.

“Mari kita tinjau bersama, apa benar parit di sekitar jalan perbatasan Desa Tongkoh dengan Desa Barus Julu, tidak ada sama sekali,” ungkap Terkelin.

Setibanya di lokasi, Bupati Karo bersama rombongan menemukan fakta lapangan memang tidak ada drainase di jalan antar desa tersebut.

“Wajar saja jalan ini cepat rusak dan hancur, akibat tidak ada drainase,” tegas Terkelin.

Usai mendapatkan fakta lapangan itu, Bupati Karo memerintahkan Dinas PUPR Karo untuk menurunkan alat berat, mengorek dan membuat parit.

Baca Berita: Kabupaten Bandung-Garut Diguncang Lindu 4,1 SR

“Jalan yang kita tinjau ini memang sudah kita serahkan penanganannya ke provinsi, wewenang provinsi. Namun untuk drainase ini kita akan kerjakan dan kita turunkan alat berat dari PUPR untuk membuka parit baru,” ujar Terkelin.

Baca Juga: Hari Pertama Kerja, Bupati Terkelin Pimpin Pengorekan Parit

Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi menjelaskan, jalan penghubung Desa Tongkoh dan Desa Barus Julu penanganannya diambil alih Dinas Provinsi Sumatera Utara.

“Namun sampai saat ini belum ada serah terima antara Provinsi Sumatera Utara dengan Pemda Karo. Untuk parit yang kami tinjau barusan, itu masih tanggung jawab kita (Pemda Karo),” ungkap Nasib Sianturi.

Anggota DPRD Karo Abdi Depari mendesak pembuatan parit.

“ Tidak perlu anggaran dulu saat ini. Hanya butuh alat berat beko untuk mengorek tanah dan membentuk jalur  parit, agar ada saluran yang menampung volume air  jika hujan datang dan adanya  aliran limbah  dari pemukiman  warga, semuanya dapat masuk ke parit, jika sudah ada,” imbuh Abdi Depari.

Dia berharap Dinas PUPR Karo segera bekerja.

“Kasihan rakyat. Ini hal sepele tapi mengganggu kenyamanan masyarakat. Jadi jangan tunggu lama lagi, kalau bisa secepatnya kerjakan,” pungkas Abdi.

Thomas Joverson Ginting menegaskan tidak adanya saluran pembuangan air di sisi jalan, menyebabkan genangan air di badan jalan.

“Genangan air ini dapat menimbulkan kerusakan jalan. Selain itu menimbulkan sarang nyamuk.  Akhirnya penyakit dapat menyerang warga,” tegas Thomas.

Camat Barus Jahe, Kalsium Sitepu didampingi Camat Dolat Rayat, mengatakan, melobi masyarakat yang terganggu dalam proses pengorekan parit.

“Kita akan dampingi pihak PUPR bekerja. Untuk kebaikan warga, kita siap sosialisasi rumah ke rumah demi lancarnya pembangunan,” pungkas Kalsium. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *