Bupati Karo-Pertamina Geothermal Energy Bahas Bonus Produksi

oleh -1.119 Kali Dibaca
Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi membahas permintaan bonus produksi PT. Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak dengan Direktur Operasi PT. PGE Eko Agung Bramantyo, Jumat 10 Mei 2019, di Kantor Pusat PT. PGE di Jalan MH. Thamrin, Jakarta. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi melakukan pertemuan membahas bonus dengan Direktur Operasi PT. Pertamina Geothermal Energy  (PGE), Eko Agung Bramantyo, Jumat 10 Mei 2019, di Kantor Pusat PT. PGE di  Jalan MH. Thamrin, Jakarta. Pertemuan ini  menindaklanjuti surat Pemerintah Kabupaten Karo kepada PT. PGE dalam hal bonus produksi atas beroperasinya PT. PGE Area Sibayak sejak Tahun 2015.

Pertamina Geothermal Energy Area Sibayak sejak Tahun 2015 telah beroperasi di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pada April 2019 lalu, kawasan ini dilanda banjir bandang. Dampak bencana ini menyebabkan kerusakan di lokasi area Pertamina Geothermal Energy.

“Sejak beroperasi Tahun 2015, permintaan bonus dengan maksud bonus ini akan kita gunakan perbaikan  pembangunan infrastruktur di Desa Semangat Gunung, sehabis bencana alam bulan April 2019 lalu.  Sudah kita instruksikan Kepala Bappeda Karo untuk mengajukan surat permintaan (bonus). Sebab sejak Tahun 2015, setahu saya PGE beroperasi, wajarlah kita minta bonus untungnya demi kepentingan masyarakat,” tegas Terkelin.

Bupati menuturkan hasil koordinasi dengan Senior Supervisor Operation (HSE) PT. PGE Area Sibayak, Ryan Dwi Gustriandha, Pemkab Karo melalui Bappeda Karo mengirimkan surat, selanjutnya direspons oleh Kantor Pusat PT. PGE di Jakarta.

Baca Berita:

Polisi Tembak 6 Bromocorah di Karo

Ini Instruksi Bupati Karo Pasca Banjir Bandang Desa Semangat Gunung

“Ternyata, surat kita direspons dan ditindaklanjuti oleh Kantor Pusat PGE yang berkedudukan di  Jakarta Pusat. Dengan memberikan informasi agar Pemda Karo dapat datang untuk membahas permintaan bonus,” ujar Terkelin.

Dalam pertemuan tersebut, Direktur Operasi PT. PGE, Eko Agung Bramantyo berjanji akan merealisasikan permintaan Pemda Karo tersebut asalkan PGE dapat dioperasikan kembali melalui PT. Dizamatra Powerindo.

Menurut Eko, sejak Tahun 2016 hingga 2019 sekarang PGE tidak lagi beroperasi, sebab mesin PT. Dizamatra Powerindo rusak, belum dapat dipergunakan.

“Hal ini penyebab kami belum dapat memberikan bonus ke Pemda Karo saat sekarang ini sesuai Peraturan Menteri, sejak 2016 sampai dengan sekarang. Sedangkan bonus Tahun 2015, telah ditransfer  ke RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) tanggal 9 Januari 2018 ke Bank Sumut,” tutur Eko.

Kepala Bappeda Karo Nasib Sianturi membenarkan pertemuan tersebut menindaklanjuti Surat Bupati Karo Nomor 005/1718/DLH/2019 tanggal 03 Mei 2019 perihal Permintaan  Bonus Produksi kepada pimpinan PT. Pertamina Geothermal Energi Area Sibayak.

“Mudah-mudahan setelah pertemuan dengan Direktur Operasi tadi, kedepan mereka  akan berjanji untuk memberikan bonus. Namun demikian, pihak PGE minta bantuan Pemda Karo supaya tetap ikut melobi kementerian lain agar PT. Dizamatra Powerindo dapat kembali beroperasi kembali di PGE Desa Semangat Gunung,” ungkap Nasib.

Ditegaskannya,  Bupati Karo akan menjumpai Kemenko Maritim (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman) melalui Deputi Koordinasi Bidang Infrastruktur Ridwan Jamaluddin.

“Agar deputi bisa  menyelesaikan dan memfasilitasi agar PGE dan PT. Dizamatra Powerindo dapat  beroperasi kembali,” pungkas Nasib. (Rep-01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *