Coba Kabur, Polisi Tembak Tersangka Curanmor

oleh -115 Kali Dibaca
Tersangka Andri Surbakti dan barang bukti sepeda motor hasil kejahatannya. [Foto Rienews]

RIENEWS.COM – Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Tanah Karo menembak tersangka pencurian kendaraan bermotor, Andri Surbakti (27 tahun), penduduk Desa Matahalasan, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.

Penembakan dilakukan personel Satreskrim Polres Tanah Karo untuk menggagalkan upaya Andri melarikan diri, usai menunjukkan lokasi penadah sepeda motor hasil curiannya di kawasan Jermal 15, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, pada Minggu pagi, 8 Maret 2020.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Sastrawan Tarigan menjelaskan, Andri merupakan tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Yamah Vixion BK 4909 WAE milik Seri Aman Purba, selanutnya oleh korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Barusjahe. Kehilangan sepeda motor dialami korban dari sekitaran Warung Gapiren Ginting di Dsa Bulan Jahe, Kecamatan Barusjahe, pada Jumat dinihari, 28 Februari 2020 lalu.

Baca Berita: 

Digelar Tiga Hari, Perayaan HUT Kabupaten Karo Berakhir

HUT Kabupaten Karo, Dukcapil Bagikan Ratusan KIA Gratis

Menurut AKP Sastrawan dari hasil penyidikan Polsek Barusjahe, diketahui pelaku pencurian adalah Andri Surbakti merupakan warga Kota Tanjung Balai.

Dalam pengungkapan kasus ini, sebut AKP Sastrawan, Kanit Reskrim Polsek Barus Aiptu R. Situmeang meminta bantuan Satreskrim Polres Tanah Karo melacak keberadaan tersangka. Akhirnya, diketahui tersangka berdomisili di Desa Matahalasan, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Kota Tanjung Balai.

“Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku dan alamatnya, Jumat 6 Maret 2020, Unit Opsnal Satreskrim Polres Tanah Karo menjalin komunikasi dengan Polsek Tanjung Balai Utara untuk melakukan pencarian tersangka ke alamat yang ditemukan. Sabtu 7 Maret 2020, pukul 13.00 WIB, personel Polsek Tanjung Balai Utara berhasil menangkap tersangka Andri Surbakti dan menghubungi Kasat Reskrim Polres Tanah Karo untuk menjemput tersangka,” ungkap AKP Sastrawan Tarigan, Senin 9 Maret 2020.

Sastrawan melanjutkan, tersangka Andri mengaku sepeda motor hasil kejahatannya dijual kepada seorang penadah di Jermal 15, Kota Medan. Polisi meminta Andri menunjukkan alamat penadah sepeda motor curian itu.

“Kita menemukan barang bukti (sepeda motor), namun penadah kereta (sepeda motor) melarikan diri mengetahui kedatangan kami,” kata Sastrawan.

Setelah mengamankan barang bukti, polisi menggiring tersangka ke dalam mobil.

“Tersangka melarikan diri, kita memberi tembakan peringatan tetapi tidak dihiraukan tersangka. Kita tindakan tegas dengan tembakan terarah dan terukur di kaki kiri tersangka,” pungkas AKP Sastrawan Tarigan. (Rep-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *