Danbrigif 7 Letkol Agustatius: UST Menguji Kemampuan Tempur Prajurit

oleh -900 Kali Dibaca
Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti menggelar latihan Uji Siap Tempur, tingkat kompi di selama empat hari di wilayah Negeri Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. [Foto Ist | Rienews]

RIENEWS.COM – Prajurit Batalyon Infanteri 122/Tombak Sakti (Yonif 122/TS) menggelar latihan tempur, Uji Siap Tempur (UST), selama empat hari di wilayah Negeri Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Komandan Brigade Infanteri 7/Rimba Raya (Danbrigif 7/RR) Letnan Kolonel Inf. Agustatius Sitepu menegaskan, latihan UST tingkat kompi digelar untuk meningkatkan kemampuan prajurit  jajaran Brigif 7/RR, Kodam I/BB.

Yonif 122/TS yang berada di Kota Pematang Siantar sejak Selasa 20 Agustus 2019 hingga Jumat 23 Agustus 2019, melaksanakan latihan kesiapan tempur tingkat Kompi di wilayah Negeri Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan.

Pembukaan latihan tempur itu langsung dipimpin Danbrigif 7/Rimba Raya, Letkol Inf. Agustatius Sitepu.

Letkol Inf Agustatius Sitepu menyatakan bahwa segala kemungkinan bisa terjadi, termasuk serangan dadakan dari kelompok bersenjata yang tidak diketahui. Maka, dari itu latihan diselenggarakan.

“Adapun tujuan dari latihan ini yaitu untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan prajurit jajaran Brigif 7/RR, Kodam I/BB, yang profesional dalam menghadapi setiap tugas dan tantangan serta mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI,” ujar Agustatius.

Baca Berita:

Terkelin Jadi Pembicara di Workshop Nasional Bencana

Juan, Si Anak Petani Jadi Danyon

Selaras dengan tema HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia; SDM Unggul, Indonesia Maju. Prajurit jajaran Brigif 7/RR harus setiap saat siap diterjunkan ke medan operasi demi menjaga NKRI.

Dalam arahannya kepada seluruh prajurit Batalyon Infanteri 122/TS yang berada di Kota Pematang Siantar, Danbrigif 7/RR Letkol Inf Agustatius Sitepu menekankan kepada prajurit agar tetap beribadah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam setiap memulai suatu kegiatan latihan.

“Prajurit diminta konsentrasi dan fokus untuk menempa kualitas kemampuan prajurit baik secara perorangan, kelompok, dan dalam hubungan organisasi tugas termasuk bagi para pejabatnya. Sehingga kesiapan operasional satuan tersebut mampu menunjang keberhasilan tugas pokok,” tegas Agustatius.

Bertolak dari tujuan latihan tersebut, sambung Danbrigif 7/RR, maka kepada seluruh peserta latihan agar selama Uji Siap Tempur berlangsung mampu melaksanakan dan mengaplikasikan semua materi yang akan diujikan sesuai prosedur operasi yang benar dengan didukung oleh penerapan manajemen operasi.

“Manfaatkan latihan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan naluri bertempur prajurit, sehingga tidak terjadi korban tempur yang sia – sia pada saat pelaksanaan tugas operasi nantinya. Dalam situasi apapun, seorang prajurit harus mampu melumpuhkan lawan yang mengancam kedaulatan NKRI,” tegasnya.

Masing-masing pelatih diminta memberikan hal yang terbaik kepada pasukan yang dilatih dalam menimbulkan situasi pertempuran yang dapat meningkatkan naluri bertempur prajurit. Tetap menjaga ketertiban dalam latihan dan selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat di sekitar daerah tempat latihan.

Agustatius dengan tegas meminta kepada seluruh peserta latihan maupun penyelenggara agar tetap memperhatikan faktor keamanan dalam setiap pelaksanaan kegiatan latihan siap tempur tingkat kompi yang sedang dilaksanakan Batalyon Infanteri 122/TS.

“Sehingga kegiatan latihan yang dilaksanakan ini dapat berjalan dengan baik dan aman,” pungkas Danbrigir 7/RR Lekol Inf Agustatius Sitepu. (Red | Rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *